Berita

Pelindo Tower di Jakarta Utara/Ist

Nusantara

Lingkungan Asri Tingkatkan Kualitas Udara di Pelindo Tower

RABU, 29 MEI 2024 | 09:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lingkungan kerja tidak semata tempat orang-orang yang disibukkan dengan rutinitas sehari-hari. Tempat kerja sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan para pekerja di lingkungan itu sendiri.

Hal itu terlihat dari PT Menara Maritim Indonesia (MMI) dalam mengelola Pelindo Tower. Gedung ikonik di Jakarta Utara ini tetap menjaga lingkungan sehat dan asri. PT MMI secara konsisten program peremajaan taman di Pelindo Tower.

Plt. Direktur Utama PT Menara Maritim Indonesia, Rudy Istiawan mengatakan, peremajaan taman di Pelindo Tower ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah lingkungan sekitar, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara di gedung yang memiliki 24 lantai itu.


Tidak hanya itu, PT MMI berusaha menyediakan ruang terbuka hijau yang nyaman bagi karyawan serta masyarakat sekitar Pelindo Tower.

"PT Menara Maritim Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan," kata Rudy Istiawan di Jakarta, Rabu (29/5).

Adapun peremajaan taman dimulai dari kegiatan penanaman pohon baru, penggantian tanaman hias, dan peningkatan fasilitas taman.

"Kami percaya bahwa taman yang indah dan hijau dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat sekitar," sambung Rudy.

Program keberlanjutan lingkungan itu melibatkan partisipasi dari karyawan PT Menara Maritim Indonesia, masyarakat sekitar, serta mitra dan relasi bisnis.

Dengan terlaksananya program itu diharapkan taman di kawasan Pelindo Tower dapat menjadi contoh dalam pengelolaan ruang hijau demi mendapatkan manfaat yang besar bagi lingkungan dan komunitas sekitar.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya