Berita

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin/RMOLJabar

Nusantara

Pj Gubernur Jabar Wanti-wanti Orangtua Murid Tidak Curang dalam PPDB 2024

SELASA, 28 MEI 2024 | 18:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 tingkat SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat akan segera dibuka. Seperti tahun sebelumnya, proses pendaftaran akan dibagi menjadi empat jalur: zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua atau wali, dan prestasi.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SapaWarga dan situs resmi Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat.

Terkait PPDB yang segera berjalan, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengimbau kepada orang tua siswa agar tidak melakukan kecurangan. Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat bahwa tidak diterima di sekolah yang diinginkan bukanlah akhir segalanya.


"Masih banyak sekolah lain yang dapat menjadi pilihan," ujar Bey, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (28/5).

Bey juga menyoroti kualitas pendidikan di sekolah swasta yang saat ini sudah setara dengan sekolah negeri.

"Sekolah swasta juga sudah banyak yang bagus. Jadi artinya jangan hanya tertuju pada satu sekolah. Mulai diberitahukan kepada masyarakat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bey menjelaskan bahwa selain kualitas sekolah yang semakin merata, orang tua juga harus aktif dalam mendidik anak-anak mereka.

"Jangan orang tua memberikan (menyerahkan sepenuhnya) pendidikan pada sekolah. Orang tua bisa mengajarkan juga. Banyak hal lain yang perlu diajarkan, tidak hanya di sekolah, untuk menjadikan anak berkembang sesuai dengan umur dan menjadi manusia seutuhnya," ucapnya.

Bey juga menegaskan bahwa pelaksanaan PPDB 2024 di Jabar harus transparan dan bersih dari praktik titipan.

"Kami mohon teman-teman media untuk terus beritakan bahwa PPDB 2024 di Jawa Barat, di seluruh kota/kabupaten harus bersih, tidak ada titipan dan tidak ada orang dalam, dan sebagainya," pintanya.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan proses PPDB 2024 di Jawa Barat dapat berjalan dengan lancar dan adil bagi semua calon peserta didik.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya