Berita

Ilustrasi/Net

Global

Tiga Negara Segera Akui Palestina, Hubungan Uni Eropa-Israel Memburuk

SELASA, 28 MEI 2024 | 16:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hubungan Uni Eropa dan Israel semakin merosot, menjelang pengakuan diplomatik yang akan secara resmi dilakukan Irlandia, Spanyol dan Norwegia pada Selasa (28/5).

Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz mengatakan kepada Spanyol bahwa konsulatnya di Yerusalem tidak akan diizinkan membantu warga Palestina.

Pada saat yang sama, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mendukung upaya jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk  mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.


Meski puluhan negara telah mengakui negara Palestina, namun belum ada satupun negara besar di Barat yang melakukan itu.

Tidak jelas seberapa besar dampak yang akan ditimbulkan oleh tindakan Irlandia, Spanyol, dan Norwegia terhadap perkembangan konflik Palestina-Israel.

Namun, pengakuan tersebut merupakan pencapaian signifikan bagi Palestina, yang percaya bahwa pengakuan tersebut memberikan legitimasi internasional atas perjuangan mereka.

Pengumuman bersama oleh Spanyol, Irlandia dan Norwegia pekan lalu memicu tanggapan marah dari otoritas Israel, yang memanggil duta besar negara-negara tersebut di Tel Aviv ke Kementerian Luar Negeri.

Ketiga Dubes itu sengaja diperlihatkan video serangan dan penculikan Hamas pada 7 Oktober dan kegiatan mereka direkam.

Menlu Spanyol Jose Manuel Albares mengkritik perlakuan terhadap duta besar Eropa di Israel.

“Kami menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan kesopanan diplomatik dan kebiasaan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik,” tegasnya, seperti dimuat Associated Press.

Dia menegaskan bahwa tujuan tiga negara Eropa mengakui negara Palestina adalah salah satu upaya yang diyakini mampu mendorong gencatan senjata permanen di Jalur Gaza.

Meskipun Uni Eropa dan negara-negara anggotanya dengan tegas mengutuk serangan Hamas 7 Oktober lalu, tetapi blok tersebut juga sama kritisnya terhadap serangan balasan Israel di Gaza.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya