Berita

Skuad timnas Indonesia mendapat pengamanan ketat menjelang laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia/PSSI

Sepak Bola

PSSI Pastikan Pengamanan Timnas Indonesia Sesuai SOP

SELASA, 28 MEI 2024 | 11:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengamanan tim nasional (timnas) Indonesia di hotel atau tempat menginap sudah sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

"Di hotel pengamanan yang dilakukan, bisa dicek saja, sangat ketat itu. Jadi kami bekerja sama dengan pengamanan yang di hotel, juga dengan yang di kepolisian," ucap anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menanggapi pengamanan hotel Timnas Indonesia yang diperketat jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/5).

Namun demikian, untuk pengamanan di bandara, tak menjadi fokus PSSI. Alasannya, penggemar yang tergolong fanatik masih sedikit di lokasi tersebut.


"Kalau untuk di bandara, sementara belum menjadi konsentrasi kami, karena fan yang mengejar pemain hanya dua sampai lima orang. Tapi kalau sudah puluhan orang, seperti artis K-Pop itu 'kan sudah berbeda ya," tambahnya.

Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat tidak perlu terlalu risau terkait pengamanan yang diberikan kepada timnas Indonesia.

Sehingga, lanjut Arya, yang perlu dilakukan hanya melakukan pengamanan sesuai SOP yang ada di tempat-tempat utama, seperti di hotel tempat para pemain dan ofisial menginap saat pemusatan latihan timnas.

Tim Garuda bakal melakoni dua laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Yaitu menghadapi Irak pada 6 Juni, lalu Filipina pada 11 Juni 2024.

Sebelum dua pertandingan itu, Indonesia lebih dahulu melakoni laga uji coba versus Tanzania pada Minggu (2/6).

Seluruh pemain timnas juga sudah mulai berkumpul di salah satu hotel di Jakarta sejak Senin kemarin (27/5), guna menjalani rangkaian pemusatan latihan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya