Berita

Ilustrasi/BBC

Tekno

Google Segera Produksi Pixel di Tamil Nadu

MINGGU, 26 MEI 2024 | 02:48 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Raksasa teknologi Google akan segera mulai membuat ponsel Pixel di India. Google akan memproduksi ponsel tersebut di fasilitas Foxconn yang ada di negara bagian Tamil Nadu di bagian selatan.

Menurut BBC, perusahaan tersebut juga akan memproduksi drone secara mandiri di negara bagian tersebut.

India telah muncul sebagai tujuan utama bagi perusahaan-perusahaan global yang ingin mendiversifikasi jalur pasokan di luar Tiongkok di tengah ketegangan geopolitik dengan negara-negara Barat.


Tahun lalu, Google telah mengumumkan rencana untuk membuat smartphone Pixel di India, dimulai dengan Pixel 8.

India adalah pasar prioritas bagi ponsel pintar Pixel, dan Google berkomitmen untuk menghadirkan perangkat keras terbaik dan kemampuan perangkat lunak bawaan kami kepada masyarakat di seluruh negeri.

BBC mendapatkan informasi yang mengatakan bahwa Google Alphabet akan membuat versi lanjutan dari ponsel Pixel di fasilitas Tamil Nadu dan produksinya akan dimulai pada tahun kalender ini.

Google dan Foxconn telah menandatangani kontrak untuk tujuan ini, kata sumber itu.

Foxconn saat ini memiliki dua fasilitas di Tamil Nadu. Di salah satu fasilitasnya di dekat kota Chennai, mereka merakit iPhone Apple.

Keputusan Google untuk membuat ponsel Pixel di Tamil Nadu terjadi setelah pejabat negara bertemu dengan eksekutif perusahaan baru-baru ini.

Menurut pernyataan dari pemerintah Tamil Nadu, pejabat Google juga akan segera bertemu dengan Ketua Menteri negara bagian MK Stalin di Chennai.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya