Berita

Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani/Net

Politik

Megawati Sindir Halus Puan Agar Tak Membelot ke Jokowi

MINGGU, 26 MEI 2024 | 11:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri soal "gantian jadi ketum" dianggap sebagai bentuk sindiran kepada Puan Maharani agar tidak membelot dan memberikan dukungan kepada gerbong Joko Widodo.

Analisis itu disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi pernyataan Megawati dalam acara Rakernas V PDIP pada Jumat (24/5).

"Yang disampaikan Megawati salah satu bentuk sindiran kepada Puan agar jangan sampai membelot dan memberikan dukungan kepada gerbong Jokowi," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/5).


Karena menurut Saiful, sindiran keras Megawati tersebut dilakukan karena Puan nampak mesra dengan Jokowi. Bahkan belakangan ini, Puan seperti membuka ruang kepada gerbong Jokowi dan Prabowo Subianto.

"Tentu sebagai orang tua dan ketua umum partai, Mega hanya ingin memastikan jangan sampai ada yang tidak sejalan bahkan mbalelo di internal parpolnya, terlebih lagi bisa jadi lingkaran di internalnya justru ada kecenderungan untuk membelot dari apa yang telah digariskan parpol," terang Saiful.

Apalagi kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, Jokowi telah dicap pengkhianat oleh PDIP, sehingga harus menjadi musuh bersama, tidak terkecuali oleh Puan.

"Kemesraan Puan dengan Jokowi merupakan bom waktu bagi PDIP, untuk itu Puan ingin dikunci dan ingin dipastikan bahwa tidak ada pengkhianat di lingkungan PDIP," pungkas Saiful.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya