Berita

Bacagub Sumsel, Herman Deru/RMOLSumsel

Politik

Pilgub Sumsel 2024

Survei LSI: Herman Deru Unggul di Atas 50 Persen

MINGGU, 26 MEI 2024 | 04:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal Calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. unggul dominan berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumsel yang bakal digelar November mendatang.

"Hasil survei kami, Cagub Sumsel Herman Deru unggul di atas 50 persen dari calon lainnya," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, diwartakan Kantor Berita RMOLSumsel, Sabtu (25/5).

Menurutnya, elektabilitas Herman Deru tertinggi dalam simulasi semi terbuka atau banyak nama. Dia mengungguli tokoh lainnya yang muncul dalam survei.


"Siapapun lawannya, Herman Deru masih unggul di atas 50 persen," ungkapnya.

Dia mengatakan, faktor yang membuat tingginya elektabilitas Herman Deru seperti popularitas yang tinggi dan kepuasan masyarakat saat dirinya menjabat Gubernur 2013-2018 lalu.

Djayadi menuturkan, satu-satunya yang bisa mengganggu tingkat keterpilihan Herman Deru yakni tidak mengikuti konstelasi Pilgub Sumsel. Menurutnya, jika nama Herman Deru tidak masuk Pilgub Sumsel, calon lainnya akan bersaing ketat.

"Selisih antarcalon hanya sekitar 1-2 persen saja jika Herman Deru tidak ikut Pilgub Sumsel," bebernya.

Menurutnya, hasil survei tersebut bisa saja berubah. Namun, dengan waktu yang sudah dekat serta jarak hasil survei yang dominan sulit untuk dikejar oleh calon lainnya.

"Bisa saja berubah tapi jarak yang dominan tidak mudah karena tinggal lima bulan lagi, lain kalau masih tersisa dua tahun ada perubahan drastis," ucapnya.

Survei LSI tersebut dilakukan pada 10 hingga 20 Mei 2024 dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang di 17 kabupaten/kota di Sumsel. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error lebih-kurang 2,9 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya