Berita

Masinton Pasaribu menyerahkan gawai pengganti kepada perwakilan wartawan yang bertugas di Rakernas V PDIP/Istimewa

Politik

Panitia Rakernas V PDIP Ganti Baru Gawai Wartawan yang Hilang

MINGGU, 26 MEI 2024 | 01:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Organizing Committee (OC) Rakernas V PDIP, Masinton Pasaribu, menyesalkan kejadian hilangnya telepon seluler atau gawai milik wartawan ketika meliput pembukaan acara Rakernas di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat kemarin (24/5).

Masinton mengatakan, peristiwa tersebut di luar pemantauan pihak panitia. Sebab, peristiwa hilangnya gawai milik wartawan itu terjadi di lantai 1 Beach City International Stadium Ancol.

Di mana, lantai 1 itu merupakan area publik dan tempat umum bagi wisatawan yang berkunjung ke area Ancol.


“Tentunya kalau peserta menggunakan name tag, tapi juga karena di lantai 1 adalah area publik, dan itu sebagian besar tentu karena ini lingkup area umum, di bawah itu dan tempat wisata juga, sebagian besar kita cover, sebagiannya lagi luput dari pantauan kami,” jelas Masinton di Media Center Rakernas V PDIP, Sabtu malam (25/5).

Masinton pun mengajak rekan-rekan wartawan bersama petugas keamanan yakni Satgas Cakra Buana untuk bekerja sama saling menjaga satu sama lainnya.

Karena, dia meyakini bahwa ada pihak-pihak yang berupaya mencari kesempatan dengan menyusup ke dalam kerumunan wartawan dengan motif tertentu. Termasuk, mengambil barang-barang milik wartawan.

“Tentu kita ingin kerja samanya untuk satgas dan rekan-rekan media, di mana di tempat keramaian pasti ada saja yang aneh di sana. Menyusup-menyusup di situ. Apalagi alat komunikasinya teman-teman media pasti diisi banyak informasi, data dan lain-lain. Yang ngambil punya motif politik atau motif ekonomi,” tutur Masinton.

“Jadi, sebagai teman yang juga membantu meliput, mohon kerja samanya,” sambung dia.

Sekretaris OC Rakernas V PDIP, Hendra Gunawan, turut menyesalkan peristiwa tersebut.

Dia menjelaskan, alasan tak mensterilkan area lantai 1 lokasi Rakernas dengan berbagai petimbangan. Yakni, tak ingin membatasi penugasan para wartawan serta memperbolehkan  pihak lain membuat konten media sosial suasana Rakernas V PDIP.

“Kalau lantai 1 dan 2, kami sudah berusaha membuat seketat mungkin dan senyaman mungkin, peserta, media untuk bisa mendapat akses perhelatan yang buat kami ini sangat penting,” kata Hendra.

Hendra menegaskan, bahwa pihak keamanan tak bermaksud tidak mengawasi rekan-rekan media yang bertugas. Namun, lebih karena keterbatasan petugas saat berjaga.

“Kerumunan juga sangat banyak, tidak mungkin kami tugaskan 1 Satgas untuk 1 teman wartawan,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Keamanan Rakernas V, Ronny Talapessy menegaskan, pihaknya juga langsung merespons dan bergerak cepat atas laporan kehilangan gawai wartawan yang bertugas di lokasi Rakernas V PDIP.

Bahkan, Ronny menyebut langsung menginstruksikan seluruh petugas keamanan yang bertugas untuk melakukan penyisiran terhadap pihak-pihak yang mencurigakan di lokasi.

“Sebenarnya dari tim satgas sudah sigap waktu itu berkomunikasi, dan bentuk tanggung jawab kita sebagai keamanan. Dan memang dari kami, kemarin situasinya crowded ya, dan memang kita sudah berusaha menjaga supaya area sini supaya tidak terjadi kekacauan, keributan dan lain-lain. Itu sudah kami lakukan,” kata Ronny.

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa terjadi di lokasi Rakernas, Ronny menerjunkan petugas keamanan untuk menjaga area Media Center serta lokasi yang menjadi tempat doorstop wartawan.

“Prinsipnya kita menghargai kerja-kerja teman-teman dalam peliputan. Kita akan lebih memperketat lagi. Saya sudah tugaskan satgas di sini,” ucap Ronny.

“Kita juga tidak mungkin membatasi gerak-gerik teman-teman dalam mengambil gambar, saya sangat mengerti dan berkomunikasi. Kalau ada apa-apa segera kontak saya dan saya bersama satgas akan menjaga area sini untuk membantu teman-teman,” imbuhnya.

Sebagai bentuk rasa empati, pihak panitia Rakernas V PDIP pun memberikan pengganti gawai awak media yang hilang.

Penyerahan gawai itu dilakukan langsung oleh Masinton kepada perwakilan media yang kehilangan gawai.

Sebelumnya, salah satu media nasional memberitakan soal wartawan yang kehilangan gawai  saat bertugas di pembukaan Rakernas V PDIP. Kehilangan gawai ini dialami wartawan dari media Narasi, Jawa Pos TV, dan Kompas TV.

Dalam narasi berita itu mempertanyakan pihak keamanan yang bertugas saat kedatangan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Sehingga, gawai milik sejumlah wartawan hilang saat kedatangan Megawati di lokasi Rakernas V PDIP.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya