Berita

Presiden Brasil, Lula da Silva/Ist

Dunia

Dubes Brazil untuk Israel Dipastikan Tidak akan Kembali ke Tel Aviv

SABTU, 25 MEI 2024 | 22:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penasihat Khusus Presiden Brazil, Celso Amorim menegaskan bahwa Duta Besar Brazil untuk Israel tidak akan kembali ke Tel Aviv.

Hal tersebut dikatakan Amorim setelah Presiden Brasil, Lula da Silva menarik Dubes Frederico Mayer dari Tel Aviv pada Februari lalu, karena presiden Brazil itu dijadikan persona non grata oleh pemerintah Israel.

“Saya kira duta besar tidak akan kembali ke Tel Aviv setelah menjadi sasaran penghinaan pribadi yang menghina Brasil Mereka ingin mempermalukan negara kami,” kata Amorim, dikutip surat kabar O Globo, Sabtu (25/5).


Sebelumnya, Lula meminta Dubes Meyer untuk kembali ke negaranya karena keperluan konsultasi, setelah ia dipanggil oleh pihak Kementerian Luar Negeri Israel terkait pernyataan Lula.

Masalah tersebut bermula pada(18/2) lalu, ketika Lula menyebut kejahatan Israel di Jalur Gaza setara dengan apa yang dilakukan Hitler terhadap orang-orang Yahudi atau disebut dengan peristiwa Holocaust.

"Apa yang terjadi di Jalur Gaza dengan rakyat Palestina pernah terjadi di masa lalu. Faktanya itu memang mirip dengan ketika Hitler memutuskan untuk membunuh orang-orang Yahudi,” kata Lula pada pertemuan puncak Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia.

Pada hari yang sama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam pernyataan presiden Brasil tersebut dan segera memanggil Dubes Meyer untuk diberi teguran keras.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya