Berita

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono/Net

Politik

PDIP Sudah Komunikasi dengan Ridwan Kamil untuk Pilgub Jabar

SABTU, 25 MEI 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Jawa Barat sudah berkomunikasi dengan Ridwan Kamil (RK) dan DPD Golkar Jawa Barat terkait Pilgub Jabar 2024.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono saat jumpa pers di Arena Rakornas ke-V PDIP di BCIS Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (25/4).

“Kita sudah komunikasi dengan Golkar Jawa Barat. Dan saya pun sudah komunikasi dengan Pak RK jauh-jauh hari,” kata Kni.


Ono mengungkapkan, pihaknya tetap menunggu keputusan internal Partai Golkar terkait Ridwan Kamil bakal diusung di Pilgub Jakarta atau Jawa Barat.

“Ya kita serahkan pada mekanisme partai. Di Golkar tentunya kan masih tarik menarik tuh. Kan Pak RK apakah ke DKI ataukah ke Jawa Barat," kata Ono.

Ono menyebut, Golkar Jawa Barat masih menginginkan agar RK maju di Pilgub Jawa Barat. Sebab, hasil surveinya masih tertinggi.

"Tapi menurut Kang Ace, Golkar Jawa Barat itu tetap menginginkan Pak RK di Jawa Barat, dengan mungkin hasil surveinya yang masih tertinggi," ucapnya.

Ono menyadari sejak era reformasi sampai Pilkada 2018 PDIP tidak pernah memenangkan Pilkada Jawa Barat. Sehingga, pihaknya akan mengincar posisi calon wakil gubernur di Jabar.

"Sehingga kami sadar betul dan tentunya kami dengan sekarang ini peringkat ke-4, tentunya kami sadar bahwa kami agaknya tidak mungkin untuk mengincar nomor 1. Jadi kami PDI Perjuangan akan mengincar di 02, di posisi wakil gubernurnya," ucapnya.

Selain Golkar, ditambahkan Ono, PDIP juga sudah bicara dengan Gerindra yang disebut bakal mengusung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar. Selain itu, PDIP sudah berkomunikasi dengan PAN dan Bima Arya untuk Pilgub Jabar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya