Berita

Kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara King Abdul Aziz Jeddah/Ist

Dunia

16 Kloter Jemaah Haji Tiba di Jeddah dengan Berihram

SABTU, 25 MEI 2024 | 01:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jemaah haji Indonesia yang terbang pada fase keberangkatan gelombang kedua mulai tiba di Jeddah, Arab Saudi. Dua kelompok terbang (kloter) tiba bersamaan di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

Sebanyak 388 jemaah tergabung dalam kloter 27 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-27) dan ada 388 jemaah kloter 10 Embarkasi Padang (PDG-10). Mereka tiba di Jeddah sudah mengenakan pakaian ihram lengkap. Dari bandara, mereka bertolak ke Kota Makkah untuk menjalankan ibadah umrah wajib.

Fase keberangkatan jemaah haji gelombang kedua berlangsung dari 24 Mei sampai 10 Juni 2024. Jemaah haji terbang dari embarkasi di Tanah Air menuju King Abdul Aziz Internastiol Airport (KAAIA) Jeddah. Mereka diimbau langsung menuju Makkah untuk menunaikan umrah wajib.


Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia Jeddah Jeddah Yusron B Ambary mengatakan, kedatangan jemaah haji hari ini menandai dimulainya fase kedatangan jemaah haji gelombang dua di Arab Saudi.

"Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Seluruh jemaah tiba dalam keadaan baik dan sehat," kata Yusron saat penyambutan jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Jumat (24/5).

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdillah mengatakan, kedatangan jemaah haji gelombang II hari ini berjalan lancar.

"Alhamdulillah jemaah sudah diberangkatkan ke hotel di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Mereka sudah mengenakan pakaian ihram dari embarkasi," kata Abdillah.

Kepada jemaah, Abdillah mengimbau untuk mengenakan pakaian ihram mulai dari embarkasi karena keterbatasan waktu yang diberikan oleh otoritas bandara termasuk Kementerian Haji selama di KAAIA Jeddah.

"Jemaah datang ke bandara kemudian langsung naik ke dalam bus. Artinya tidak banyak waktu untuk jemaah mengenakan pakaian ihram di bandara," pungkas Abdillah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya