Berita

Petugas memberikan penjelasan terkait delay penerbangan jamaah calon haji Embarkasi Medan/Ist

Nusantara

Delay Hingga 5 Jam, Garuda Tanggung Kompensasi Kloter 11 Embarkasi Medan

JUMAT, 24 MEI 2024 | 22:44 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Insiden delay pesawat menyebabkan keterlambatan penerbangan jamaah calon haji kloter 11 Embarkasi Medan hingga 5 jam. Sesuai jadwal seyogyanya kloter 11 Embarkasi Medan take off dari Bandara Kualanmu, Jum’at (24/5/2024) pukul 17.55 WIB.

Sales Manager Garuda Indonesia Cabang Medan Novian menjelaskan, pesawat Garuda yang akan membawa jemaah haji kloter 11 Embarkasi Medan sebenarnya sudah siap di Bandara Kualanamu namun ada beberapa hal yang perlu dilakukan diantaranya pemulihan mesin dan mengecek lebih detail operasional pesawat agar lebih laik untuk terbang.

“Tertundanya beberapa penerbangan Garuda menjadi pengalaman bagi kita agar kedepan tidak terjadi lagi, karenanya kita harus memastikan kondisi pesawat benar-benar aman dan nyaman bagi jemaah haji dengan mengecek ulang kondisi pesawat,” ungkapnya.


Novian menyampaikan, adanya penyesuain penerbangan gelombang 1 yang mendarat di bandara Madinah ke gelombang 2 yang mendarat di Bandara Jedah juga menjadi salah satu penyebab tertundanya penerbangan.

Lebih lanjut Novian menjelaskan, pihak Garuda telah menyiapkan kompensasi akibat keterlambatan ini. Awalnya Garuda telah menyiapkan hotel transit dekat Bandara Kualanamu untuk tempat menginap jemaah haji, namun karena tidak dilengkapi dengan x-ray hal tersebut tidak dilakukan. Adanya aturan dari Aviation Security tidak boleh menurunkan jemaah haji di tengah jalan juga menjadi penyebab rencana tersebut dibatakan.

Novian mengatakan, berdasarkan kesepakatan dengan PPIH Embarkasi Medan jemaah haji tetap berada di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan menjelang pemberangkatan dan semua biaya konsumsi jemaah haji ditanggung pihak Garuda.

Sementara itu Sekretais PPIH Zulpan Effendi Embarkasi Medan didampingi Kasi Humas Mulia Banurea mengatakan salah satu penyebab keterlambatan menyesuaikan slot penerbangan di Bandara King Abdul Aziz Jedah, karena kloter 11 merupakan kloter pertama gelombang 2 menuju Jedah.

Zulpan Efendi mengharapkan kepada pihak Garuda agar kedepan tidak ada lagi penundaan penerbangan sampai kloter akhir.

“Kloter 11 Embarkasi Medan dijadwalkan take off dari Bandara Kualanamu Deli Serdang, Sabtu (25/5/2024) pukul 00.55 WIB),” ungkapnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya