Berita

Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji/Ist

Nusantara

Nasdem: Jangan Biarkan Warga Kampung Bayam Terlunta-lunta

JUMAT, 24 MEI 2024 | 12:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polemik warga eks Kampung Bayam yang tergusur proyek gede Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara,

Tak boleh dibiarkan berlarut. Harus ada titik temu yang menguntungkan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) sebagai pengelola dan puluhan kepala keluarga (KK) yang bersikeras menghuni Kampung Susun yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Juga jangan biarkan warga eks Kampung Bayam terlunta-lunta di hunian sementara (huntara) tanpa fasilitas air dan listrik," kata Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/5).


Ongen berharap PT Jakpro tidak membiarkan warga begitu saja menghuni huntara yang berlokasi sekitar tujuh kilometer dari Kampung Susun Bayam.

"Terlebih pengosongan Kampung Susun Bayam pada Selasa (21/5) diwarnai pemaksaan yang membuat anak-anak trauma dan sejumlah orang tua sakit," kata caleg terpilih DPRD DKI Jakarta ini.  

Ongen juga mengingatkan BUMD DKI Jakarta tidak lagi menggunakan sikap arogansi saat melakukan relokasi warga. Guakanlah cara-cara persuasif dan humanis, sehingga tidak menimbulkan rasa trauma warga.

"Harus ada win-win solution sebelum direlokasi. Warga jangan dipindahkan begitu saja," kata Ongen.

Di sisi lain, Ongen mendorong Pemprov DKI memindahkan warga ke rumah susun (rusun) yang lebih layak.

Ongen menyampaikan, rusun yang disiapkan semestinya dekat dengan lokasi pekerjaan warga dan selama beberapa bulan kebutuhan mereka dipenuhi. Seperti makan, minum, listrik, sewa gratis selama waktu tertentu.

"Jakpro harus bisa meringankan masyarakat, jangan dipindahkan begitu saja tanpa diperhatikan nasib warga selanjutnya," kata Ongen.

Sebelumnya, PT. Jakpro memastikan warga eks Kampung Bayam bakal nyaman menghuni Rusun Nagrak dengan hadirnya sejumlah fasilitas.

“Kami memastikan fasilitas pendukung yang baik dan memadai untuk dihuni oleh warga eks Kampung Bayam,” kata Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin di Jakarta, Minggu (7/1).

Iwan menjelaskan, warga eks Kampung Bayam menempati unit tipe 36 di Rusun Nagrak yang dilengkapi dengan dua kamar, ruang tamu, kamar mandi, dapur, dan balkon untuk menjemur pakaian.

Adapun fasilitas umum lainnya yang dapat dinikmati oleh para penghuni di antaranya lift, masjid, taman bermain anak, lapangan olahraga, tempat parkir sepeda motor, dan juga bus sekolah.


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya