Berita

Sekretaris Jenderal Jam'iyah Lil Maslahatil Ummah, Habib Najib Atamimi/RMOLJatim

Politik

Rakyat Sambut Presiden Terpilih Prabowo untuk Kesejahteraan Indonesia

JUMAT, 24 MEI 2024 | 02:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tak lama lagi segera dilantik. Rakyat kini sudah menyambut kehadiran Prabowo-Gibran untuk bisa tancap gas merealisasikan program yang sudah dicanangkan selama kampanye.

Program-program mulia untuk kesejahteraan rakyat bisa segera diwujudkan.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Jam'iyah Lil Maslahatil Ummah, Habib Najib Atamimi. Menurut dia, Presiden terpilih Prabowo Subianto adalah sosok negarawan yang konsisten dan kokoh jiwa raganya mengawal kebangsaan.


"Sejak awal mendirikan Partai Gerindra, jiwa dan pikirannya konsisten memikirkan kondisi Indonesia. Bahkan harta bendanya juga dipergunakan untuk kepentingan bangsa dan negara. Jiwa dan pikirannya tulus untuk kepentingan negara. Kini, ditakdir terpilih memimpin Indonesia," tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (23/5).

Najib mengaku, walau dirinya sebagai anggota Dewan Pakar Partai Golkar, secara fair mengakui bahwa sosok Prabowo setiap kali menyampaikan pidato di depan rakyat, apa yang disampaikan sangat mudah dipahami dan dicerna oleh masyarakat.

Ia menyontohkan, soal program yang disampaikan bahwa kekayaan alam Indonesia harus betul-betul dimanfaatkan dan dikelola untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Kekayaan alam seperti tambang dan kekayaan alam lainnya, rakyat harus dipermudah untuk mengelolanya. Tidak harus dipersulit dalam mengurus izin pengelolaannya, jika rakyat yang memiliki modal," katanya.

Hal itu secara tegas disampaikan Prabowo saat kampanye. Hal itu adalah bukti kesungguhannya dalam memimpin Indonesia, betul-betul untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Program itu yang harus betul-betul direalisasikan selama Pak Prabowo memimpin nantinya. Rakyat sudah menunggu sosok Pak Prabowo betul-betul bisa menyejahterakan rakyatnya. Mampu memanfaatkan kekayaan alam untuk rakyat dan negaranya. Kekayaan alam, tidak lagi dikelola pihak asing yang sangat merugikan Indonesia dan rakyatnya," tegasnya.

Najib menyampaikan, dirinya sebagai tokoh yang mempelopori perkumpulan Kiai Kampung di Indonesia, dalam pertemuan Mujadalah Kiai Kampung, mayoritas para kiai Kampung beserta masyarakat juga mendorong terselenggaranya pemerintahan baru ini dengan sepenuh hati. Berjalan dengan baik dan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Kiai Kampung se-Indonesia, kata Najib, pada 9 Juni 2024 akan menyelenggarakan Doa Bersama dan Tazkirah bersama para ulama, untuk mendoakan pemerintahan baru, diharapkan semoga mendapat kemudahan dan akan berjalan lebih baik. Meraih kesuksesan dan meraih ridha tuhan yang Maha Esa.

"Doa bersama dan Tazkirah itu akan diselenggarakan di Malang, di Kastil Atamimi Palace Malang. Serta acara akan berlangsung juga secara online dan serentak di berbagai daerah di Indonesia," katanya.

Di Jawa Timur yang akan ikut secara online, di beberapa Pondok Pesantren di antaranya, di Malang, Probolinggo, Bondowoso, Jember, Banyuwangi, Surabaya, dan Madura. Di luar Jawa, di antaranya di Aceh, Maluku, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Medan dan Sumatera Barat.

"Tokoh nasional, regional dan lokal yang akan hadir masih kita finalkan. Masih dalam proses konfirmasi kehadiran. Ini semua untuk mendoakan keberlangsungan, kesuksesan dan kelancaran jalannya pemerintahan baru yang dipimpin Pak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya