Berita

Ilustrasi

Global

Ian Bremmer: Hasil Pemilu India akan Seperti Lima Tahun Lalu, Modi Menang Besar

KAMIS, 23 MEI 2024 | 21:18 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Ilmuwan politik dan pendiri Eurasia Group Ian Bremmer memperkirakan BJP dan sekutunya akan memperoleh suara mayoritas pada pemilu Lok Sabha kali ini. Hasil ini tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi lima tahun yang lalu, dan menambahkan bahwa India kini telah menjadi pemimpin global.

“Benar-benar tidak banyak perubahan dari apa yang kita lihat lima tahun lalu. Secara internasional, tidak hanya dari perspektif AS, tapi dari perspektif seluruh dunia. Ini adalah sebuah negara yang perekonomiannya kini menjadi jauh lebih baik,” ujarnya.

“Negara ini juga merupakan negara yang sangat fokus ke dalam negeri sejak lama, namun kawasan ini kini menjadi pemimpin global,” kata Bremmer lagi kepada ANI.


Ia mengatakan ada lebih banyak keinginan untuk menjadikan India sebagai tempat berbisnis dalam jangka panjang.

“Ada lebih banyak keinginan untuk menjadikan India sebagai tempat Anda ingin berbisnis dalam jangka panjang... India adalah salah satu negara di dunia yang lebih diperhatikan oleh banyak perusahaan karena mereka melihatnya sebagai stabil," kata pendiri Eurasia Group, sebuah perusahaan konsultan risiko dan penelitian.

“Ini akan segera menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia. Selama lima tahun ke depan, semua hal ini merupakan hal yang positif serta kepemimpinan yang konsisten dalam jangka waktu 15 tahun ke depan,” tambahnya.

Pemilu Lok Sabha diadakan di India dalam tujuh tahap. Penghitungan suara akan dilakukan pada tanggal 4 Juni. Sementara Partai Bharatiya Janata di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi sedang mencari masa jabatan ketiga berturut-turut, sementara blok Oposisi INDIA bertujuan untuk merebut kembali kekuasaan dari petahana BJP.

Perdana Menteri Narendra Modi, sedang mencari masa jabatan ketiga dari Varanasi. Ia meraih kursi tersebut dengan margin yang sangat besar pada tahun 2014 dan 2019.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya