Berita

Faizal Assegaf/RMOL

Publika

Topeng Mega-Hasto, Rakus dan Berbohong

OLEH: FAIZAL ASSEGAF*
KAMIS, 23 MEI 2024 | 18:03 WIB

JOKO WIDODO adalah produk politik super busuk Megawati dan PDIP. Mereka senyawa di alur kejahatan bernegara melalui daya rusak dinasti politik yang sangat korup dan licik.

Konklusi itu mewakili serangkaian fakta yang tak terbantahkan. Ihwal tersebut, menjadi sikap moral bagi aktivis Partai Negoro mengambil posisi waspada.

Menolak manuver politik hipokrit PDIP, Jokowi dan Megawati berganti topeng.


Terlebih jelang lengsernya Jokowi, teater politik norak mulai dimainkan oleh Hasto dan Megawati. Sangat agresif berupaya merubah wajah PDIP sebagai oposan. Modus kemunafikan yang sangat kentara dan memalukan.

Bagaimana mungkin PDIP yang begitu rakus dan bertahan dalam lezatnya kekuasaan Jokowi selama 10 tahun, berganti kulit menjadi oposisi?

Bukankah semua kerusakan bernegara tidak lepas akibat konspirasi dan sokongan PDIP?

Pertanyaan cerdas rakyat tersebut mesti direnungkan. Rakyat sangat memahami semua permainan politik kotor PDIP dan Jokowi yang saling berbagi peran dalam aneka penipuan. Perbedaan pada mereka hanya soal berbagi lapak saja.

PDIP adalah sponsor utama kebijakan utang luar luar negeri yang membebani hidup rakyat. Pembela terdepan proyek IKN, kebijakan kenaikan BBM dan menindas rakyat dengan aneka produk UU dan kebijakan yang tidak berkeadilan.

Enak saja! Setelah bersekutu lebih dari satu dekade dengan petugas partai alias Jokowi, kini PDIP mau cuci tangan. Dan secara telanjang menyemburkan dusta-dusta politik seolah menjadi pihak yang kritis pada Jokowi. Omong kosong!

Megawati dan Hasto adalah pemain srimulat politik paling keji dengan segala rupa kelicikannya. Tidak ada satupun komitmen mereka secara tulus membela kepentingan hidup rakyat. Otak dan hatinya hanya demi perburuan kekuasaan.

Tak heran, ketika Megawati, Hasto dan PDIP berteriak keras melawan rezim Jokowi, rakyat bertanya: Kenapa kadernya masih adalah dalam lingkar kekuasaan? Ibarat maling pura-pura melawan pencuri dan perampok: Satu komplotan!

Jokowi dan PDIP adalah temali yang saling mengikat dalam perbedaan kepentingan. Namun tujuannya sama, yakni membodohi rakyat.

Pemufakatan politik jahat di gorong-gorong kekuasan telah meninggalkan luka di hati rakyat.

Jokowi, Mega dan Hasto adalah aktor perusak negara…!

*Penulis adalah Inspirator Partai Negoro

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya