Berita

Kepala Staf Umum Angkatan Darat Rusia, Letnan Jenderal Vadim Shamarin/Net

Dunia

Empat Pejabat Tinggi Militer Rusia Ditangkap karena Kasus Suap

KAMIS, 23 MEI 2024 | 15:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Otoritas Rusia menahan tiga pejabat tinggi Kementerian Pertahanan karena dicurigai menerima suap besar-besaran.

Mengutip Reuters pada Kamis (23/5), baru-baru ini, Kepala Staf Umum Angkatan Darat Rusia, Letnan Jenderal Vadim Shamarin ditangkap karena menerima suap.

Sebelumnya pada tanggal 23 April, Wakil Menteri Pertahanan Timur Ivanov juga sedang menjalani penahanan pra-sidang karena kasus serupa.


Setelahnya, Letnan Jenderal Yuri Kuznetsov, kepala personel di kementerian pertahanan, dan Mayor Jenderal Ivan Popov, mantan komandan Angkatan Darat ke-58 Rusia, juga telah ditangkap karena suap.

Shamarin adalah wakil Valery Gerasimov, kepala staf umum. Gerasimov tidak dituduh melakukan kesalahan apapun, meskipun ia kadang-kadang mendapat kritik keras atas kinerja militer Rusia dalam perang di Ukraina.

Skandal ini adalah yang terbesar yang menimpa pemerintah Rusia dalam beberapa tahun terakhir.

Penangkapan tersebut menandai upaya besar pemerintahan Presiden Vladimir Putin untuk memberantas tindakan korupsi di kalangan militer.

Presiden Vladimir Putin bulan ini mencopot Sergei Shoigu dari jabatan menteri pertahanan, menggantikannya dengan ekonom Andrei Belousov, mantan wakil perdana menteri.

Penunjukan Belousov, yang tidak memiliki pengalaman militer, dipandang secara luas sebagai langkah untuk memanfaatkan ekonomi perang Rusia secara lebih efektif untuk kebutuhan militer dan untuk menghilangkan pemborosan dan korupsi dalam belanja pertahanan.

Rusia sudah memasuki tahun ketiga perangnya di Ukraina, dan pasukannya telah kembali mengambil inisiatif dalam beberapa bulan terakhir dan mencatat serangkaian kemajuan bertahap.

Putin mengatakan pekan lalu bahwa dia tidak merencanakan perubahan pada Staf Umum karena pekerjaanya bagus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya