Berita

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki /Net

Bisnis

Teten Positif Industri Furnitur Indonesia Bisa Capai Target Rp80 Triliun Tahun Ini

KAMIS, 23 MEI 2024 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri furnitur Indonesia menunjukkan performa yang positif di tengah berbagai tantangan ekonomi domestik dan global.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, selama lima tahun terakhir (2018-2022) data menunjukkan peningkatan ekspor produk furnitur yang cukup konsisten, dengan nilai ekspor pada 2022 mencapai 2,9 miliar dolar AS (sekitar Rp46,4 triliun), atau naik dari 2,8 miliar dolar AS (Rp44,8 triliun) dari tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menurut Teten menunjukkan momentum positif. Ia optimis bisa mencapai target ekspor industri furnitur yang ditetapkan pemerintah sebesar 5 miliar dolar AS atau hampir Rp80 triliun pada 2024.


Namun demikian, Teten mengakui bahwa industri furnitur Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti ketersediaan bahan baku, kebutuhan akan inovasi desain, dan peningkatan keterampilan sumber daya manusia.

Pemerintah berupaya meningkatkan daya saing industri dan mencapai target ekspor yang telah ditetapkan dengan menciptakan ekosistem usaha yang kondusif. Upaya-upaya yang dilakukan, antara lain menyediakan market intelligence terintegrasi serta akses informasi satu pintu untuk para agregator ekspor, memberikan pembiayaan, hingga mengembangkan rumah bagi produk industri kecil untuk ekspansi ke luar negeri, Indonesia Trading House, untuk memperluas jaringan pemasaran ekspor dan menjadikan Indonesia sebagai hub perdagangan global.

Dengan kekayaan produk, keunikan desain dan corak budaya nusantara, serta sentuhan modern, menurut Teten, Indonesia memiliki kekuatan untuk memenangkan pasar furnitur internasional.

"Sumber daya yang melimpah dan keberagaman budaya kita mestinya menginspirasi keunikan produk kita," katanya. 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya