Berita

Bima Arya Sugiarto dan Uu Ruzhanul Ulum bertemu di Tasikmalaya, Rabu (22/5)/Istimewa

Politik

Bima Arya Kunjungi Uu, Bakal Duet di Pilgub Jabar?

KAMIS, 23 MEI 2024 | 03:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, meluangkan waktu untuk menyapa masyarakat Kota Tasikmalaya secara langsung jelang Pilkada 2024 yang akan digelar pada November mendatang.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut didampingi mantan Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, berjalan kaki dari Jalan HZ Mustofa menuju pedestrian Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Bima Arya dan Uu Ruzhanul sempat menyapa warga sekitar dan para pedagang kaki lima. Bahkan, mereka sempat membeli peci di salah satu toko busana muslim yang berjejer di area pedestrian Cihideung.


Usai berjalan-jalan di pedestrian Cihideung, mereka kemudian menuju sebuah kafe yang berada di Jalan Tarumanagara dengan naik delman.

Bima Arya mengaku, pertemuan tersebut merupakan ajang bagi para politisi yang akan maju di Pilgub Jabar untuk membangun chemistry.

"Saya sengaja pas lagi di Tasikmalaya dan silaturahmi dengan Pak Uu. Beliau kan Wagub selama lima tahun. Pasti banyak ilmunya dan pengalaman, terutama terkait menjalankan pemerintahan dan meraih kemenangan," kata Bima Arya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (22/5).

Mereka juga tidak memungkiri silaturahmi tersebut berkaitan dengan komunikasi politik menjelang Pilgub Jabar mendatang.

"Alhamdulillah saya bisa silaturahmi dengan Pak Uu. Tadi kita sudah berbicara panjang lebar, berbagi pengalaman bagaimana meraih kemenangan. Saya juga banyak bertanya soal Tasikmalaya kepada beliau," ucap Bima.

Ia akan terus menjaga silaturahmi dengan Uu, terutama menjelang Pilgub Jabar di akhir tahun mendatang.

"Tentunya kita akan terus melakukan komunikasi dan menjaga silaturahmi untuk sama-sama menjemput takdir," imbuhnya.

Saat ditanya apakah pertemuan ini menandakan dirinya akan berduet dengan Uu, Bima Arya tidak menampik. Uu memiliki jejaring, pengalaman, dan dukungan pesantren, terutama di Priangan Timur.

"Kita akan terus berkomunikasi untuk mengantisipasi pergerakan dan perjalanan politik ke depan. Yang penting, saya dan Pak Uu adalah sahabat," terangnya.

Semenatra itu, Uu Ruzhanul menjelaskan, pertemuan dengan Bima Arya sebagai pertemuan sahabat karib. Dirinya tentu harus menyambut Bima Arya dengan baik saat datang ke Tasikmalaya.

"Apalagi prinsip hidup saya yaitu silaturahmi yang abadi, kalau kepentingan yang kadang-kadang tidak abadi. Artinya, sekalipun tidak ada kepentingan politik dengan Pak Bima Arya, saya sebagai sahabat akan terus menjaga ikatan tersebut," papar mantan Bupati Tasikmalaya itu.

Meskipun pertemuan tersebut juga membicarakan terkait politik, ia juga akan menyerahkan keputusan ke DPP masing-masing, baik PAN maupun PPP.

"Meski ada kepentingan politik, keputusan tetap di DPP masing-masing. Yang pastinya, saya sebagai sahabat yang baik bagi Pak Bima Arya. Kami di DPW PPP sudah rapat. Ada nuansa restu," imbuhnya.

Menurutnya, hasil pertemuan ini nantinya akan dilaporkan ke DPP PPP. Apakah akan berkoalisi atau tidak, perjalanan komunikasi masih panjang.

"Partai kami kecil seperti ini adanya. Kami terbuka berkoalisi dan kembali ke DPP yang telah masuk ke kelompok Pak Bima Arya," tutup Uu Ruzhanul.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya