Berita

Logo PDIP/RMOL

Politik

PDIP Belum Komunikasi dengan Anies soal Pilkada Jakarta

RABU, 22 MEI 2024 | 17:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP hingga saat ini belum ada komunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membahas kontestasi Pilkada Jakarta yang akan digelar November mendatang.

Pasalnya, nama Anies Baswedan belakangan santer digadang bakal kembali maju pada perhelatan Pilkada Jakarta.

“Nama nama yang disebutkan tadi (Anies Baswedan), belum melakukan komunikasi politik dengan DPP partai,” kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/5).


Meskipun, kata Hasto, partainya memiliki kesamaan emotional bonding dalam Pilpres 2024 karena melawan berbagai intimidasi.

“PKB dan PKS karena memiliki emotional bonding di dalam kerjasama Pilpres 2024 ini mereka tentu mereka melakukan suatu langkah-langkah konsolidasi sebagaimana PDI perjuangan lakukan,” ujar Politikus asal Yogyakarta ini.

Hasto menambahkan, saat ini DPP PDIP juga masih memerlukan masukan dari arus bawah dalam menghadapi Pilkada Jakarta. Sebab, Jakarta merupakan Provinsi yang sentral dan berkaitan dengan kota-kota penyanggah Jakarta itu sendiri.

“Karena DPP juga mendengarkan bagaimana harapan-harapan rakyat terkait dengan daerah khusus Ibukota tersebut, proses dan koneksi dengan wilayah-wilayah sekitar upaya untuk mengatasi pencemaran udara, membangun sistem transportasi publik yang nyaman, mengatasi berbagai persoalan-persoalan lingkungan, itu yang jadi concern dari DPP PDI Perjuangan,” jelas Hasto.

Kendati demikian, Hasto menyebut bahwa struktural partai banteng moncong putih pun tengah mempersiapkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP yang akan dilangsungkan pada 24-26 Mei mendatang.

“Tetapi, begitu rapat kerja nasional kelima dijalankan, semua akan bergerak cepat, karena DPP juga sudah membentuk suatu tim khusus dalam kaitannya dengan pilkada serentak tersebut,” pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya