Berita

Rektor Universitas Nasional Gyeongsang (GNU), Prof. Kwon Soon-Ki memberikan gelar honoris causa kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Rektor UGM Beri Selamat atas Gelar Doktor Honoris Causa Airlangga Hartarto

RABU, 22 MEI 2024 | 14:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelar doktor honoris causa dianugerahkan Universitas Nasional Gyeongsang (GNU), Korea Selatan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Gelar tersebut dianugerahkan berkat upaya dan kontribusi Airlangga dalam mendorong kerja sama kedua negara di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, dan pendidikan.

Atas capaian tersebut, Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia pun menyampaikan ucapan selamat kepada Menteri Airlangga beserta keluarga.


"Semoga penganugerahan ini semakin meningkatkan pengabdian Bapak Airlangga dalam memajukan perekonomian Indonesia dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” kata Prof Ova dikutip pada Rabu (22/5).

Ketua Umum Partai Golkar ini juga tercatat sebagai alumni Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Gadjah tahun 1987.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga juga telah memberikan kontribusi dalam menjaga perekonomian Indonesia tetap terjaga di tengah penurunan pertumbuhan ekonomi global pasca pandemi Covid-19.

“Kita patut apresiasi bahwa Indonesia juga berhasil melewati kontraksi ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19,” lanjut Prof Ova.

Anugerah gelar doktor honoris causa diberikan GNU di Kota Jinju, Korea Selatan, pada Selasa (21/5).

Dalam pidato penganugerahan, Airlangga menyampaikan cetak biru perekonomian pemerintah Indonesia untuk dua dekade mendatang yang dikenal sebagai Visi Indonesia 2045.

Menurut Airlangga, Pemerintah Indonesia menargetkan untuk memperluas ukuran perekonomian enam kali lipat dari PDB nominal saat ini.

“Pendapatan nasional per kapita akan mencapai 30.000 dolar AS pada tahun 2045, jauh di atas ambang batas minimum tingkat pendapatan negara maju,” jelas Airlangga.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya