Berita

Plt Ketua PPP Muhamad Mardiono di Gedung PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (22/5)/RMOL

Politik

Mardiono: Ketua KPU Bukan Pengganti Tuhan!

RABU, 22 MEI 2024 | 14:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih optimistis bisa merebut 200 ribu suara yang hilang.

Kendati Ketua KPU Hasyim Asy'ari di MK menyatakan upaya itu kandas masuk ke Senayan, namun partai pimpinan Muhamad Mardiono tersebut masih berjuang hingga titik darah penghabisan.

Menjawab Hasyim, Plt Ketua PPP Muhamad Mardiono menegaskan bahwa semua upaya belum berakhir untuk dapat meloloskan PPP.


Dia lantas menyindir Hasyim yang seolah-olah menisbatkan PPP merupakan partai yang tidak akan lolos parliamentary threshold 4 persen.

"Setiap upaya belum berakhir karena ruang hukum dalam demokrasi kita luas sekali dan tidak dibatasi oleh KPU. Kita sebagai insan yang percaya kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga Ketua KPU bukan pengganti Tuhan, sehingga menurut saya tidak bisa kemudian menentukan segalanya. Itu tidak," tegas Mardiono ketika jumpa media di Gedung PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Mantan Wantimpres pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin ini, menegaskan masih akan memperjuangkan agar PPP masuk ke parlemen.

"Jadi sepanjang kehidupan masih ada, tuhan memiliki kehendak-kehendak yang mungkin kita tidak ketahui. Itulah dalam napas-napas kehidupan, termasuk kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Pihaknya menegaskan bahwa masih ada jalan untuk memperjuangan 200 ribu suara yang hilang.

"Jadi saya tidak sepakat kalau seseorang dengan kekuasaan apapun menutup pintu-pintu yang jadi hak asasi manusia. Itu dijaga bukan hanya oleh konstitusi tapi dijaga oleh Allah SWT," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya