Berita

Ketua KIP Kota Banda Aceh, Yusri Razali/RMOLAceh

Nusantara

KIP Banda Aceh Optimistis Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 Capai 80 Persen

RABU, 22 MEI 2024 | 02:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menargetkan partisipasi pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dapat mencapai 80 persen. Target tersebut melampaui target partisipasi pemilih secara nasional yaitu 79,5 persen.

"Kami optimistis bisa mencapai target ini dengan berbagai langkah sosialisasi dan pendidikan pemilih yang telah kami rencanakan," ucap Ketua KIP Kota Banda Aceh, Yusri Razali, ditemui Kantor Berita RMOLAceh di Banda Aceh, Selasa (21/5).

Menurut Yusri, target partisipasi pemilih merupakan upaya untuk memastikan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses demokrasi, sehingga pemimpin yang terpilih benar-benar mewakili kehendak rakyat.


Yusri menambahkan, pihaknya telah menyusun sejumlah strategi untuk meningkatkan partisipasi pemilih, termasuk kampanye kesadaran melalui media sosial dan penyebaran informasi secara langsung di berbagai komunitas. Pihaknya pun telah bekerjasama dengan organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan.

"Kami ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat mendapatkan informasi yang cukup dan memahami pentingnya memberikan suara mereka (pemilih)," ujarnya.

Yusri berharap partisipasi pemilih yang tinggi tidak hanya akan meningkatkan legitimasi hasil Pilkada, tetapi juga memperkuat proses demokrasi di Banda Aceh.

KIP Kota Banda Aceh juga berkomitmen untuk menjaga transparansi dan integritas dalam seluruh tahapan Pilkada. Upaya tersebut dilakukan mulai dari pendaftaran calon hingga penghitungan suara.

Dengan berbagai upaya yang telah disiapkan, Yusri berharap Pilkada 2024 dapat berjalan lancar sehingga partisipasi pemilih mencapai target yang diharapkan.

Di samping itu, Yusri mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada 27 November 2024. Pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan masa depan kota Banda Aceh melalui Pilkada.

"Sebab, menggunakan hak pilih berarti kita berpartisipasi dalam proses demokrasi dan turut serta dalam menentukan arah pembangunan daerah kita," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya