Berita

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu (tengah) saat meresmikan Sales Center KPR BTN Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/5)/Istimewa

Bisnis

Tingkatkan Realisasi KPR Nonsubsidi, BTN Resmikan Sales Center Baru di 3 Kota Besar

RABU, 22 MEI 2024 | 00:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali membuka layanan Sales Center KPR BTN yang dibentuk dalam rangka pengelolaan KPR Nonsubsidi khususnya untuk Segmen Emerging Affluent yang berasal dari Developer dan Proyek Perumahan terpilih.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, keberadaan Sales Center KPR BTN ini diharapkan mampu meningkatkan market share KPR Nonsubsidi. Sekaligus meningkatkan pendapatan BTN dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kepemilikan rumah.

Sales Center KPR BTN pertama kali diluncurkan pada 16 Juni 2023 di Kelapa Gading, Jakarta. Dilanjutkan di BSD dan Surabaya pada 23 Juni 2023.


"Dari tiga Sales Center KPR BTN tersebut sampai dengan April 2024 telah merealisasikan KPR Nonsubsidi 1.383 unit dengan nilai Rp1,35 triliun," kata Nixon saat meresmikan Sales Center KPR BTN Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/5).

Menurut Nixon, dengan potensi bisnis KPR Nonsubsidi khususnya Segmen Emerging Affluent yang masih sangat potensial untuk dikembangkan, maka dibentuk Sales Center di 3 kota besar lainnya. Yakni di Medan, Bandung, dan Makassar.

Untuk mendukung penjualan Sales Center KPR BTN di wilayah baru tersebut, diselenggarakan BTN Property Expo secara serentak di Medan, Bandung, dan Makassar pada 21-26 Mei 2024, yang diikuti oleh 53 developer dengan lebih dari 150 proyek perumahan yang ditawarkan.

Dalam BTN Property Expo ini juga ditawarkan program suku bunga yang menarik. Mulai 2,99 persen dan bebas biaya provisi dengan skema fixed rate 1 tahun dan 3,47 persen dengan skema fixed rate 3 tahun yang dapat dimanfaatkan bagi debitur fixed income maupun nonfixed income.

Dengan ada tambahan 3 Sales Center KPR BTN baru, Nixon mentargetkan bisa mencapai target realisasi KPR Non Subsidi  BTN 2024 sebesar Rp 1,5 Triliun.

Ke depan, BTN juga mempertimbangkan potensi penjualan KPR Nonsubsidi khususnya untuk Segmen Emerging Affluent sebelum menambah Sales Center KPR BTN di wilayah lainnya.

Nixon menambahkan, BTN selama ini memiliki peran strategis, yaitu berperan sebagai agent of development, sebagai pendamping pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan rumah rakyat Indonesia.

"Sejak 1976, Bank BTN telah menyalurkan lebih dari 5,2 juta unit rumah di seluruh Indonesia dengan market share KPR terbesar di Indonesia mencapai 39 persen. Saat ini Bank BTN memiliki 734 jaringan kantor yang terdiri dari 625 jaringan kantor konvensional dan 109 kantor Syariah yang tersebar di Indonesia," imbuhnya.

Selain itu, BTN juga terus berinovasi dan mengembangkan kapabilitas untuk mendukung sektor perumahan yang lebih baik dengan mengembangkan fokus bisnis kepada seluruh aspek yang terhubung dengan perumahan (KPR and Beyond).

Adapun inovasi yang telah dikembangkan BTN di antaranya, pengembangan BTN Mobile sebagai superapps untuk mendukung pengajuan KPR nasabah dengan adanya fitur BTN Properti, BTN Properti for Developers, dan Rumah Murah BTN serta BTN Smart Residence sebagai wadah untuk mempermudah mitra pengembang dalam mengelola pembayaran tagihan, iuran, sampai dengan keluhan atau pengaduan dari masyarakat penghuni perumahan mitra.

Tak hanya itu, BTN juga berinovasi dengan melakukan proses bisinis terintegrasi seperti LPA Online dan decision engine, improvement produk pembiayaan konstruksi untuk memenuhi kebutuhan nasabah (KMK Properti), serta optimalisasi Cash Management System Bank BTN untuk mendukung bisnis dan transaksi mitra pengembang. 

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya