Berita

Wartawan senior Ilham Bintang berada di Taman Allard, Melbourne/Ist

Publika

Jogging Pagi di Allard Park

SELASA, 21 MEI 2024 | 12:31 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

MERASA tidur malam cukup, Allard Park (Taman Allard) "menggoda" pagi ini. Taman itu persis berada di seberang jalan tempat tinggal kami di Brunswick East, Melbourne, Australia. Buka jendela kamar mata langsung menumbuk papan namanya yang bersebelahan dengan salah satu pintu masuknya.

Sangat menggoda. Suhu udara cukup dingin, 9 derajat celsius. Tapi halangan cuaca itu harus dilawan. Pikirkan sehat. Pikirkan udara dingin namun bersih dan sehat membersihkan paru- paru. Maka, gerak cepat ambil sepatu.
 
Australia memang terkenal sebagai kota sejuta taman. Waktu putri bungsu kami kuliah di Perth yang membuat berkali-kali saya ke Ibukota Australia Barat tersebut, saya sudah kepincut dan beberapa kali menulis taman tamannya yang memanjakan warga kota.


Setiap kelurahan di sana memiliki taman yang lengkap untuk sarana berolahraga maupun rekreasi. Ada danau dan disediakan juga tempat barbeque dengan perlengkapan memasak yang dapat digunakan secara gratis.

Sambil bersantap di pinggir danau kita bisa menyaksikan ikan lumba-lumba melompat- lompat bercengkrama. Sebuah pemandangan yang mengenyangkan batin.
 
Apalagi di Melbourne, Ibukota Victoria, negara bagian Australia yang diakui salah satu tempat nyaman ditinggali di dunia. Lembaga pemeringkat kota dunia, Global Liveability Report ( GLR), tiap tahun mencatat Melbourne selalu masuk top rangking 10 kota dunia paling nyaman untuk ditinggali. Tujuh tahun lalu GLR meneliti 140 kota di dunia, Melbourne di tempat kedua.
 
Aspek penilaiannya meliputi stabilitas, layanan kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, dan infrastruktur. Hanya Kota Wina, Austria, di atasnya.
 
Melbourne malah pernah bertengger di top ranking selama 7 tahun berturut-turut. Namun, akhirnya posisinya dilampaui oleh Wina, tujuh tahun lalu.
 
Dua tahun lalu saya menulis tentang hasil penilaian GLR tentang Melbourne. GLR menyebut Melbourne merepresentasikan Benua Kanguru, baik dari ciri kepribadian warganya, modernitas, dan kebebasan yang dianut.
 
Melbourne terkenal dengan kopi dan masakan dengan cita rasa dan seni yang unik, hingga tak henti menjadi tujuan wisatawan dari mancanegara, dan dari waktu ke waktu.
 
Melbourne mendapatkan penilaian sempurna untuk aspek layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Sementara untuk stabilitas mendapat poin 95, dan budaya juga lingkungan di angka 98,6. Melbourne berpenduduk 5.061.000 jiwa dengan luas wilayah 9,992 km persegi.
 
Tentang Allard Park
 
Taman Allard adalah lapangan olahraga pinggiran kota yang cukup populer karena kerap menjadi tuan rumah pertandingan kriket selama musim panas dan pertandingan Australian Rules Football (AFL) di musim dingin.
 
Ini juga merupakan rumah bagi Moreland Sports Club, menjadikannya pusat bagi penggemar olahraga. Mereka dapat menonton pertandingan kriket dengan pemain berbaju flanel putih tradisional selama musim panas, atau pertandingan AFL selama musim dingin.

Taman ini dilengkapi dengan lapangan bocce, pohon-pohon tua yang besar, dan meja piknik serta tempat duduk bagi pengunjung untuk bersantai atau menikmati permainan bocce.
 
Waktu terbaik untuk mengunjungi Allard Park adalah selama musim olahraga musim panas dan musim dingin saat pertandingan kriket dan AFL dimainkan. Pengunjung dapat melihat para pemain beraksi dan merasakan suasana olahraga yang unik di Melbourne.
 
Selain kegiatan olahraga, pengunjung Allard Park dapat menjelajahi atraksi di taman lainnya. Namanya Jones Park bersebelahan dengan Allard Park. Tadi pagi saya jogging 45 menit di area dua taman yang tembus-menembus itu.

Ada pengunjung berolahraga lari, ada juga yang hanya sekedar membawa anjingnya berolahraga. Di sudut Jones Park membentang sebuah bukit kecil, di kakinya sebuah lapangan basket sedang digunakan anak-anak sekolah bermain.
 
Begitulah tampaknya cara pemerintah Australia menjaga hubungan emosional dengan warganya. Uang pajak yang mereka tarik dikembalikan dalam bentuk fasilitas demi menunjang aktivitas masyarakat meningkatkan kualitas hidup. Bagaimana dengan pemerintah di negeri kita? Saya sarankan Anda saja yang mengomentari.
 
Melbourne, 21 Mei 2024.

Penulis adalah Wartawan Senior

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya