Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Telepon Wapres Iran, Putin Tegaskan Hubungan Diplomatik Sepeninggal Raisi

SELASA, 21 MEI 2024 | 11:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia berusaha memperjelas hubungan diplomatiknya dengan Iran setelah kabar kematian Presiden Ebrahim Raisi diumumkan.

Presiden Rusia, Vladimir Putin pada Senin (20/5), menelepon pengganti sementara Raisi, yakni Wakil Presiden Iran, Mohammad Mokhber.

Dalam panggilan itu, Putin menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa para pejabat tinggi Iran. Dia mengenang sosok Raisi sebagai mitra yang dapat diandalkan.


Itu mengapa Putin kembali menegaskan bahwa hubungan diplomatik kedua negara akan tetap berlanjut, meski Raisi sudah tidak ada.  

“Kedua belah pihak menekankan keinginan bersama mereka untuk lebih konsisten memperkuat interaksi komprehensif Rusia-Iran demi kepentingan rakyat kedua negara,” bunyi pernyataan Kremlin merujuk pada isi pembicaraan Putin dan Wapres Iran.

Mengutip RIA, Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Moskow telah menyampaikan kesiapannya untuk membantu Iran menyelidiki kasus kecelakaan helikopter Raisi dan rombongan Minggu lalu (19/5).

Sejak terjadinya perang di Ukraina, Rusia telah bergerak untuk memperkuat hubungan politik, perdagangan dan militernya dengan Iran.

Putin melakukan pembicaraan selama lima jam dengan Raisi di Kremlin pada bulan Desember dan telah berbicara dengannya melalui telepon pada bulan Maret dan April.

Kedekatan dua negara ini kerap membuat khawatir Barat karena diduga bekerjasama mendukung perang Rusia di Ukraina.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya