Berita

Ketua DPR Puan Maharani dan Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Net

Politik

PDIP: Pertemuan Jokowi dan Puan sebagai Keteladanan

SENIN, 20 MEI 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR Puan Maharani dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu di acara The 10th World Water Forum (WWF) 2024 di Pulau Dewata Bali.

Pertemuan tersebut lantas mengundang polemik di tengah masyarakat lantaran keduanya memiliki pandangan politik yang berbeda dalam Pemilu 2024.

Menurut Ketua DPP PDIP Said Abdullah, dalam forum internasional para pemimpin formal negara harus satu padu.


"Mbak Puan Maharani adalah Ketua DPR, dan Presiden Jokowi adalah pemimpin pemerintahan. Jadi sudah sepatutnya beliau berdua bertemu dalam konteks acara tersebut, sebab kedua beliau adalah para pemimpin formal negara," kata Said di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (20/5).

Said mengatakan tidak ahsan jika perbedaan sikap politik membuat keduanya harus berjauhan. Hal itu akan memperburuk citra Indonesia di mata dunia.

"Sangat tidak elok di mata dunia, dan sangat tidak dewasa bila dengan segala perbedaan langkah politik yang terjadi, lalu menghalangi pertemuan kedua beliau dalam konteks acara kenegaraan," jelasnya.

Dia menambahkan, pertemuan Jokowi dan Puan Maharani harus menjadi teladan bagi seluruh masyarakat, bahwa berbeda dalam sikap politik wajar terjadi, namun tidak menyurutkan kekompakan dalam membangun bangsa.

"Saya kira pertemuan Mbak Puan dengan Presiden Jokowi harus kita tempatkan sebagai keteladanan biar dunia juga mengetahui bahwa dengan segala perbedaan yang terjadi, namun para pemimpin bisa kompak. Apalagi menyangkut hal hal yang strategis," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya