Berita

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan/RMOL

Politik

Biaya UKT Mahal, Anies Minta Anggaran Pendidikan Ditambah

MINGGU, 19 MEI 2024 | 19:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keluarga kalangan ekonomi menengah bakal mengalami kesulitan dengan biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang saat ini mahal, hingga memicu aksi protes.

Pendapat itu disampaikan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, menanggapi kenaikan signifikan biaya UKT, hingga tiga kali lipat, usai menghadiri halal dengan Warga Kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (19/5).

"Masyarakat yang makmur, keluarga makmur, mereka sanggup membiayai, tapi yang berlatar belakang keluarga miskin, banyak program bantuannya," kata Anies.


Mantan Capres Koalisi Perubahan itu pun berharap agar subsidi anggaran pendidikan ditambah, untuk membantu keluarga ekonomi lemah.

Menurutnya, dengan mendapat akses pendidikan tinggi, peluang mendapat pekerjaan akan lebih besar, dan kesempatan menjadi sejahtera lebih terbuka.

"Karena itulah mengapa pendidikan tinggi itu harus dapat alokasi lebih banyak, sehingga tidak mengalami situasi seperti sekarang ini," tegas Anies.

"Kalau situasi seperti ini diteruskan, yang bisa kuliah hanya yang berasal dari orangtua yang makmur. Yang keluarganya belum kuliah dan belum makmur nggak pernah bisa kuliah nantinya," tutup eks Rektor Universitas Paramadina itu.

Seperti diketahui, kenaikan UKT tidak hanya menyasar mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Perguruan Tinggi Badan Layanan Usaha (PTN BLU) juga mengalami hal sama.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya