Berita

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro saat meninjau veneu konser di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat pada Sabtu (18/5)/Ist

Presisi

Personel Gabungan Amankan Konser NCT di GBK

SABTU, 18 MEI 2024 | 18:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 865 personel gabungan TNI-Polri bersiaga dua konser K-Pop yang digelar di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat, pada Sabtu (18/5).

“Personel gabungan itu terdiri dari TNI, Polri dan Pemprov DKI Jakarta,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan.

Untuk keamanan, nantinya personel gabungan itu akan disebar di sejumlah titik di Kawasan GBK Jakarta mulai dari pintu masuk GBK hingga tempat konser K-Pop.


Susatyo pun mengimbau bagi para penonton untuk tetap berhati-hati dan waspada dari segala tindak kejahatan.

“Kami imbau agar tetap berhati-hati membawa barang berharga seperti HP, dompet ataupun perhiasan agar tidak dicopet. Para penonton juga tetap waspada dengan adanya tiket palsu,” tuturnya.

Jika penonton membludak, kata Susatyo, pihaknya akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di sekitar Kawasan GBK.

Menurut Susatyo animo masyarakat meningkat terlebih para penonton sudah memenuhi kawasan Gelora Bung Karno sejak pukul 13.00 WIB untuk menonton konser NCT Dream.

Padahal, konser grup band asal Korea Selatan NCT Dream dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Tidak hanya itu, para penonton juga mengenakan atribut seperti bando, foto hingga baju berwarna hijau muda. Penonton NCT Dream ini didominasi oleh para muda mudi yang berasal dari berbagai kota di Jabodetabek dan luar daerah.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya