Berita

Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono/Net

Politik

Hendropriyono Yakin Prabowo Lanjutkan IKN

SABTU, 18 MEI 2024 | 06:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden terpilih Prabowo Subianto diyakini bisa memimpin Indonesia dengan baik. Termasuk tetap melanjutkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Menurut mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono, Prabowo adalah orang cerdas dan pandai mengatur strategi.

"Sampai menang sekali putaran itu kan berarti dia cerdas, pandai dalam olah pikir strategi. Kan belum jadi Presiden, jadi Presiden aja Oktober, kok (ada pihak) ragu-ragu, itu namanya kaum yang pecundang, belum apa-apa sudah kecil hati," ucap Hendropriyono, kepada wartawan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5).


Dia juga meyakini pembangunan IKN Nusantara tetap dilanjutkan Prabowo. Sebab, menurutnya, jika tidak dilanjutkan maka masyarakat Indonesia bakal menderita.

"Tidak mungkin tidak. Kalau tidak dilanjutkan berarti kita semua akan menderita. Semua masyarakat," sambungnya.

Lanjut Hendropriyono, masyarakat sudah cerdas dengan mendukung pembangunan IKN. Sebab, pembangunan IKN demi pemerataan ekonomi Indonesia ke depannya.

"Kalau ekonominya terbangun dengan cepat dan tinggi, terjadi pemerataan. Kalau tidak bagaimana mau merata kalau miskin semuanya. Mau sama-sama mati atau hidup?" ucapnya.

Hendropriyono menuturkan, proyek pemindahan Ibu Kota sudah direncanakan sejak era Presiden pertama RI Soekarno agar pusat sentral Indonesia tidak selalu di pulau Jawa. Dia juga mencontohkan banyak negara-negara di dunia juga sudah memindahkan ibu kotanya.

"Ini kalau kita ngotot hanya karena masalah pendirian politik, asal beda saja, ya kita enggak akan maju-maju. Jadi IKN itu adalah suatu pemecahan dan solusi yang luar biasa cerdas dan berani. Harus berani. Jadi, jangan kita mikir oh mahal sekali," demikian Hendropriyono.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya