Berita

Sekretaris DPW PAN Jabar, Hasbullah Rahmad/Net

Politik

Nasib 2 Kader PAN di Pilgub Jabar Tergantung Hasil Survei

SABTU, 18 MEI 2024 | 01:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat telah menerima formulir pendaftaran internal bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilgub Jabar 2024. Dua figur yang mengembalikan formulir tersebut adalah Desy Ratnasari dan Bima Arya.

“Dua kader partai mengembalikan formulir, Bima Arya dan Desy Ratnasari,” kata Sekretaris DPW PAN Jabar, Hasbullah Rahmad, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (17/5).

Ditambahkan Hasbullah, PAN memang tidak bisa mengusung sendiri calon di Pilgub mendatang. Akan tetapi, pihaknya optimistis partainya memiliki kader-kader potensial yang layak diajukan.


“Tentu di pilkada tidak ada partai yang mampu mengusung diri sendiri, harus berkoalisi. Jadi kans itu terbuka, kans koalisi terbuka, kans paket pasangan terbuka,” paparnya.

Dari dua figur internal yang telah mengembalikan formulir, Hasbullah mengaku belum mengetahui siapa yang nanti bakal diusung. Pihaknya harus melihat hasil survei terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh.

“Tinggal kita lihat hasil survei dan pangsa pasar saja, apakah kang Bima layak jual, atau bu Desy Ratnasari, nanti kita lihat pasar saja. Saya sebagai Sekretaris DPW PAN Jabar berkewajiban mempromosikan dua-duanya,” ujar Hasbullah.

Untuk itu, PAN memastikan akan menjalin komunikasi dengan partai lain terkait Pilgub Jabar. Termasuk dengan partai-partai di luar koalisi saat Pilpres lalu.

“Kita akan membangun komunikasi dengan partai-partai lain, dengan Gerindra, Demokrat, PDIP, bahkan saya dengan PKS akan membangun silaturahmi. Mudah-mudahan sebelum Kang Haru berangkat haji sudah ada pertemuan dengan PKS Jawa Barat,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya