Berita

Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Agus Widodo/Net

Politik

Sekretariat Wantimpres Tepis Tudingan CBA soal Anggaran Ugal-ugalan

JUMAT, 17 MEI 2024 | 19:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) angkat bicara mengenai tuduhan dugaan anggaran belanja para pegawai secara ugal-ugalan.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Agus Widodo merespons pernyataan Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi yang menyebut ketidakwajaran anggaran belanja pegawai Wantimpres.

Disebutkan Uchok, pegawai Wantimpres menganggarkan belanja pakaian dinas mencapai Rp168 juta untuk 100 pegawai.


“Informasi ini tidak benar,” tegas Agus Widodo ketika dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/5).

Meski demikian, Agus belum bisa menyampaikan secara detail anggaran pengadaan pakaian dinas di lingkungan Kesekretariatan Wantimpres.

Sebab pihak yang memiliki kelengkapan data informasi ada pada Kepala Biro Umum Wantimpres, Bambang B Nugroho.

"Proses pengadaan yang tahu detail Pak Karo Umum. Pengadaan pakaian itu kan? Pak Karo Umum yang lebih paham. Saya perlu konfirmasi ke Karo Umum dulu, prosesnya benar apa enggak, kan mesti rinci,” ucap Agus.

Redaksi lantas berusaha mengonfirmasi kepada Karo Umum Wantimpres, Bambang B Nugroho. Namun baik pesan singkat maupun sambungan telepon dari redaksi belum mendapat respons.

Uchok Sky Khadafi sebelumnya menyebut anggaran belanja pakaian dinas pegawai Wantimpres dilakukan sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan dengan anggaran Rp112.730.000 untuk pakaian dinas 100 orang.

Sedangkan pengadaan gelombang kedua, anggaran direalisasikan sebesar Rp55.880.000. Kedua gelombang pengadaan ini dilakukan di bulan dan tahun yang sama, yakni September 2023.

"Untuk harga satuan gelombang pertama sekitar Rp1.127.300 satu orang. Sedangkan pembelian pakaian dinas per stel pada gelombang kedua sekitar Rp558.800. harga ini sudah sangat mahal bagi orang miskin. Sepotong pakaian harga Rp100 ribu saja sudah sangat cantik dan bagus,” kata Uchok, Kamis (16/5).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya