Berita

Wakil Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya saat menjadi pembicara dalam agenda "Ngobrol Asik Tentang Sekolah, Pers, dan Hukum” di Jakarta Timur/Ist

Nusantara

Ngobrol di Sekolah, Dewan Pers-JMSI Beri Tips Hadapi Oknum Wartawan

JUMAT, 17 MEI 2024 | 14:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tenaga pendidik diharapkan tidak takut menghadapi segelintir oknum mengatasnamakan wartawan dan atau yang menyalahgunakan profesi wartawan.

Pesan tersebut secara simultan disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya dan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa saat menjadi pembicara dalam agenda “Ngobrol Asik Tentang Sekolah, Pers, dan Hukum” yang diselenggarakan Satuan Pelaksana Pendidikan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (16/5).

Pesan ini penting disampaikan kepada tenaga pendidik karena tak jarang oknum mengatasnamakan wartawan masuk ke sekolah-sekolah demi keuntungan pribadi tanpa mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik.


Agung Dharmajaya memaparkan, untuk membedakan wartawan dan perusahaan pers profesional dengan pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan dan sebagai pemilik media, ada baiknya kepala sekolah membaca dan mempelajari berbagai produk hukum yang mengatur pers, dalam hal ini UU 40/1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Dewan Pers bersama seluruh konstituen, organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers terdaftar juga telah bekerja keras melakukan pembinaan terhadap wartawan dan perusahaan pers agar karya yang dihasilkan berkualitas, baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi dunia pendidikan.

Sementara Teguh Santosa juga menyampaikan teknik mengidentifikasi perusahaan pers profesional. Dia mencontohkan apa yang dikerjakan oleh JMSI untuk membina anggota, yakni dengan menerapkan sistem rating dari bintang satu sampai bintang empat.

“Bintang satu kami berikan pada anggota yang memiliki badan hukum. Bintang dua untuk anggota kami yang telah mendaftarkan diri di Dewan Pers sebagai wujud keseriusan menjadi perusahaan pers yang profesional. Bintang tiga dan empat untuk anggota yang telah diverifikasi Dewan Pers baik secara administrasi maupun faktual,” ujar Teguh.

Teguh kemudian mencontohkan website berita Farah.id yang merupakan salah satu anggota JMSI Jakarta. Dia memperkenalkan barcode atau QRIS untuk mengetahui identitas media dan rating-nya di JMSI.

Lalu, dia juga menjelaskan bahwa perusahaan pers profesional mencantumkan secara jelas pengelola ruang redaksi, mencantumkan Kode Etik Jurnalistik, dan berbagai pedoman yang diterbitkan Dewan Pers terkait pemberitaan. Di Farah.id, lanjut Teguh, juga dicantumkan sertifikat terverifikasi faktual dari Dewan Pers.

“Ini adalah satu cara untuk memberikan kepastian kepada masyarakat pembaca bahwa media ini dikerjakan dengan cara profesional,” demikian Teguh.

Kegiatan bersama Dewan Pers dan JMSI tersebut mendapat antusias tinggi dari para tenaga pendidik.

Plt. Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, Farida Farhah berharap, kegiatan tersebut bisa membuka wawasan tenaga pendidik, terutama kepala sekolah dalam menghadapi tekanan dan intimidasi dari pihak-pihak yang mencederai kemerdekaan pers dengan bijak dan tegas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pembicara lain, di antaranya Jaksa Bidang Intelijen dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Hening Juliastuti dan pengacara yang juga akademisi, DR Achmad Fitrian.

Hadir pula Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Purwosusilo, Kepala SD Negeri, Kepala SMP Negeri, Kepala SMA Negeri, dan Kepala SMK Negeri di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya