Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Level Rp15.985 per Dolar AS

JUMAT, 17 MEI 2024 | 12:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) rupiah terpantau kembali tertekan ke level Rp15.985 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat (17/5).

Pada perdagangan hari ini, dolar kembali menggebuk rupiah yang kini melemah 0,39 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Senada dengan rupiah, mata uang lainnya di kawasan Asia juga terpantau kompak bergerak di zona merah. Seperti won Korea Selatan yang melemah 0,81 persen, peso Filipina minus 0,26 persen, baht Thailand melemah 0,14 persen.


Selain itu, ringgit Malaysia juga terpantau minus 0,03 persen, dolar Singapura 0,12 persen, yen Jepang 0,28 persen, dan yuan China anjlok 0,07 persen.

Pada perdagangan hari ini, hanya dolar Hong Kong yang tercatat mengjuat 0,02 persen dari posisi sebelumnya.

Adapun pelemahan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar ini terjadi setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat semalam, di mana data klaim tunjangan pengangguran serta beberapa data maufaktur menunjukkan pelemahan.

Saat ini, pasar sendiri masih menunggu data inflasi AS untuk menanti kebijakan The Fed dalam mengatur suku bunga acuannya yang sampai saat ini masih ditahan di level 5,25 persen - 5,50 persen, karena inflasi yang tinggi dan belum terkendali.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya