Berita

Atas pertahanan di Kedutaan Besar Inggris di Moskow, A. T. Coghill/Net

Dunia

Rusia Usir Atase Pertahanan Inggris

JUMAT, 17 MEI 2024 | 09:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pengusiran dan tuduhan mata-mata yang dijatuhkan pemerintah Inggris terhadap atase militer Rusia tidak dapat diterima.

Sebagai balasan, Kementerian Luar Negeri Rusia juga memerintahkan pengusiran Atase Pertahanan Inggris di Moskow, A. T. Coghill pada Kamis (17/5).

Dikatakan bahwa Coghill diberi waktu satu minggu untuk meninggalkan Rusia setelah dia ditetapkan sebagai persona non grata atau orang yang tidak diperbolehkan masuk ke negara itu.


“Atas pertahanan di Kedutaan Besar Inggris di Moskow, A. T. Coghill, telah dinyatakan . Dia harus meninggalkan wilayah Federasi Rusia dalam waktu seminggu,”  kata Kemlu Rusia, seperti dimuat AFP.

Rusia memperingatkan bahwa tindakan lebih lanjut akan diambil sebagai tanggapan terhadap keputusan Inggris yang dinilai bermotif politik dan tidak bersahabat dengan Rusia.

Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps menyebut pengusiran Coghill oleh Rusia sebagai langkah putus asa.

"Putin sudah putus asa melihat dukungan Inggris yang tidak tergoyahkan untuk Ukraina," ujar Shapps.

Inggris menuduh Atase pertahanan Rusia, Maxim Elovik melakukan tindakan spionase dan mengusirnya pekan lalu.

Elovik diperkirakan telah berada di Inggris setidaknya sejak tahun 2014.

Hubungan terus menegang antara Rusia dan Inggris, yang merupakan pendukung setia NATO di Ukraina dan telah memberikan dukungan militer yang signifikan kepada pasukan Kyiv.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya