Berita

Asrilia Kurniati/RMOLJatim

Politik

Asrilia Kurniati Klaim Ditawari Banyak Parpol Maju Pilkada

JUMAT, 17 MEI 2024 | 03:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Asrilia Kurniati merasa digagalkan dalam proses pendaftaran Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Surabaya 2024.

Kendati demikian, tekadnya tak surut untuk maju Pilkada di daerah lain. Dia mengaku sudah mengantongi banyak tawaran partai politik (parpol) untuk maju Pilkada di Jawa Timur dan daerah Sumatera.

"Ada deh daerahnya. Pokoknya masih wilayah Jawa Timur sama Sumatera, tanah kelahiran saya," kata Asrilia Kurniati dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (16/5).


Pendiri Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP) ini menyatakan tawaran itu harus sesuai dengan visi dan misinya membangun masyarakat.

"Sudah banyak tawaran yang datang, saya ditawari nomor duanya. Ya kita liat aja selama visi misinya ketemu, ya saya akan terima. Intinya bagi saya semua untuk kepentingan rakyat. Nggak masalah jadi nomor dua karena kan nantinya kita menjalankan roda pemerintahan bersama-sama," jelasnya.

Saat ini Asrilia enggan disebut politisi. Sebab dia bukan kader partai manapun. Tetapi dia lebih suka disebut orang yang suka bersosialisasi.

"Kalau untuk kepentingan golongan atau pribadi saya nggak terima, tapi kalau untuk kepentingan rakyat nggak masalah," pungkasnya.

Seperti diberitakan Asrilia Kurniati dinyatakan gagal masuk bursa Pilkada Surabaya 2024 pada Selasa (13/5).

KPU Surabaya tak meloloskan berkasnya karena jumlah pendukung tidak sesuai yang dipersyaratkan. Dia cuma nyetor sebanyak 1.167 dukungan.

KPU Surabaya mempersyaratkan jumlah dukungan bagi calon independen Walikota Surabaya sebanyak 6,5 persen dari total DPT Surabaya tahun 2024. Yakni sebanyak 144.209 suara dari jumlah DPT 2.218.586 di Surabaya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya