Berita

Workshop dan pelatihan praktis yang digelar Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) di Pati, Kamis (16/5)/RMOLJateng

Bisnis

Universitas Muhammadiyah Kudus Gelar Workshop Bisnis untuk UMKM

JUMAT, 17 MEI 2024 | 02:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tergerak untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan bisnis para pelaku UMKM lokal asal Kabupaten Pati, Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menggelar workshop dan pelatihan praktis.

Agenda yang menyasar 40 pelaku UMKM ini, diinisiasi UMKU bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Juwana, Pati di aula PCM setempat, Kamis (16/5).

Dalam workshop kali ini mencakup beragam materi terkait kebutuhan bisnis kecil dan menengah. Meliputi strategi pemasaran digital hingga manajemen keuangan. Pelatihan diampu oleh tim dosen UMKU yakni Syahrial Aman, Sukma Wijayanti dan  Diana Tri Lestari.


Ketua tim dari Teknik Industri UMKU, Syahrial mengatakan, banyak tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis mereka di era digitalisasi.

“Karena itu, kami merancang workshop ini dengan wawasan dan keterampilan praktis, yang diharapkan dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka,” ujar Syahrial dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu, Wahyudi salah satu peserta workshop mengaku antusias bisa mengikuti agenda yang berharga itu. Tentunya untuk meningkatkan pengetahuan dan jaringan bisnis mereka.

“Semoga kegiatan ini bisa dirasakan manfaatnya dan bisa membantu para pelaku UMKM agar  lebih maju dan sukses,” ujar Teguh yang juga sebagai ketua PCM Juwana.

Setelah mengikuti workshop UMKM, Teguh berharap para peserta mendapatkan pendampingan intensif dari tim dosen UMKU agar bisnis yang dijalankan sesuai harapan.

“Dengan dukungan dari UMKU dan Penelitian Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, maka pelaku UMKM diharapkan terus berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” jelasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya