Berita

Pakar ekonomi Faisal Basri/RMOL

Politik

Faisal Basri Minta Anggaran IKN Buat Program Makan Siang Gratis

RABU, 15 MEI 2024 | 18:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggaran untuk program makan siang dan susu gratis sebaiknya diambil dari anggaran yang tidak penting, seperti pembangunan Ibu Nota Nusantara (IKN).

"Siapa tahu, anggaran IKN direlokasi buat makan siang, karena lebih urgent, who knows,” kata pakar ekonomi Faisal Basri saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Faisal Basri mengingatkan pemerintah untuk membuat postur anggaran baru. Bukan memotong anggaran yang sudah diposkan ke kementerian/lembaga, tapi melihat proyek pemerintah mana yang tidak terlalu penting.


"Tapi intinya, kalau ada pengelolaan keuangan, kalau ada yang baru harus diambil dari yang lain, bukan dipotong kayak sekarang model Jokowi. IKN apa urgensinya? Sudahlah buat makan siang gratis dulu, kan gitu,” ucapnya.

Ia menambahkan, anggaran proyek IKN perlu dipotong untuk dialokasikan untuk program makan siang gratis dan susu gratis untuk anak.

“Apalagi? Daripada potong sana sini, itu malah memunculkan masalah di segala tempat,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya