Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kesuksesan PKS di Pileg Bukan Jaminan Menang Pilkada Jakarta

RABU, 15 MEI 2024 | 11:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD DKI Jakarta bukan jaminan juga bakal meraih kesuksesan dalam perhelatan Pilkada.

Sebab dinamika politik lokal, karakteristik pemilih, kebutuhan akan koalisi yang kuat, dan pentingnya popularitas serta program calon kandidat menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Atas dasar hal tersebut, Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, menyarankan PKS menyiapkan strategi yang komprehensif untuk merebut hati pemilih.


"Kalau pun sebuah partai menang dalam pemilu tidak berarti partai tersebut dengan mudah akan mengantarkan kadernya menjadi pemenang dalam Pilkada," kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/5).

Andi melanjutkan, keberhasilan dalam Pilkada tidak hanya ditentukan oleh kekuatan partai, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan calon yang mampu menjawab harapan dan kebutuhan masyarakat.

"Pada Pileg, perilaku pemilih dipengaruhi oleh banyak variabel seperti performa dan image partai, kolaborasi kekuatan para caleg dalam mobilisasi voter. Sementara dalam Pilkada, yang paling menentukan adalah kapasitas sang kandidat," jelasnya.

Analis Politik Universitas Nasional itu pun menyarankan PKS kembali mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta yang akan berlangsung 27 November mendatang.

"Jika PKS tidak memiliki kandidat dari internal partai yang 'layak jual' maka sebaiknya mencari kandidat non kader yang layak tarung," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya