Berita

Gerakan Pangan Murah Pemko Medan/Ist

Nusantara

Warga Sambut Gerakan Pangan Murah Pemko Medan

SELASA, 14 MEI 2024 | 20:25 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Masyarakat Kota Medan menunjukkan antusiasme yang luar biasa saat mengantri dan membeli pangan murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2024 yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3 )di halaman kantor Kecamatan Medan Perjuangan, Selasa (14/5).

Usai dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Ekbang Agus Suriyono, masyarakat yang sudah berkumpul langsung membeli beranekaragam pangan dengan harga terjangkau di GPM tersebut.

GPM 2024  yang digelar ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, baik di tingkat produsen maupun konsumen. Selain itu untuk meningkatkan  keterjangkauan dan daya beli pangan pokok bagi masyarakat kota Medan.


Bobby Nasution dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Ekbang, mengatakan GPM ini digelar dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, baik di tingkat produsen maupun konsumen. Selain itu untuk meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok bagi masyarakat.

"Beragam kebutuhan bahan pangan pokok ada di GPM. Masyarakat diminta untuk berbelanja sesuai kebutuhan bukan berdasarkan keinginan yang dapat menyebabkan kebutuhan pangan menjadi meningkat yang juga dapat berdampak dengan kenaikan harga", jelas Agus Suriyono.

Agus Suriyono juga menekankan pengawasan  harus dilakukan, jangan sampai GPM ini dimanfaatkan oleh para spekulan untuk menimbun bahan-bahan pangan sehingga membuat harga dapat meningkat secara fantastis.

Sementara itu Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Medan Gelora KP Ginting mengungkapkan GPM 2024 ini digelar selama dua hari dari tanggal 14-15 Mei 2024 di Kantor Kecamatan Medan Perjuangan.

Dijelaskannya, komoditas pangan yang dijual dalam GPM 2024 ini meliputi beras di harga Rp 58.000 (5 Kg) , cabai merah keriting di harga Rp 40.000 (1 Kg),  cabai rawit di harga Rp 20.000 (1 Kg) , bawang merah Rp 40.000 (1 Kg) , bawang putih Rp 30.000 (1 Kg) , telur ayam ras Rp 1.500 (per butir), daging ayam ras Rp 36.000 (1 Kg) , gula Rp 16.000 (1 kg) dan minyak goreng Rp 15.000 (1 liter).


"Seluruh pangan yang dijual ini harganya dibawah harga pasar,” pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya