Berita

Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel/Repro

Politik

DPR Ingatkan Pemerintahan Baru Beri Keleluasaan untuk APBN 2025

SELASA, 14 MEI 2024 | 13:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPR RI mengingatkan pemerintahan baru untuk memberikan keleluasaan terhadap pemerintahan saat ini dalam menyusun APBN 2025.

Meskipun, dalam menyusun RAPBN, pemerintahan saat ini harus berbasiskan RPJMN yang akan ditetapkan oleh presiden mendatang.

“Pemerintahan yang baru harus dapat memiliki keleluasaan menyusun APBN. Dalam pelaksanaan fungsi legislasi, DPR RI bersama pemerintah dan DPD RI  akan memprioritaskan untuk menyelesaikan pembahasan 43 RUU yang saat ini masih berada dalam pembicaraan tingkat I,” ucap Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidatonya yang dibacakan Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (14/5)..


“Tidaklah sesuai dengan asas kepatutan dan peraturan perundang-undangan, di mana APBN 2025 disusun oleh pemerintah yang purnatugas akan tetapi yang harus bertangungjawab adalah pemerintahan yang baru,” jelasnya.

Oleh karena itu, kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal APBN TA 2025, yang disusun oleh pemerintah saat ini, hanya merupakan dasar-dasar kebijakan sementara serta alokasi belanja yang hanya untuk kebutuhan rutin penyelenggara negara.

“Setidaknya untuk kebutuhan triwulan pertama tahun 2025,” ujarnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya