Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Demi Wujudkan Ambisi jadi Produsen Semikonduktor Canggih, UEA Cari Dukungan Amerika

SENIN, 13 MEI 2024 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Emirat Arab (UEA) terus berupaya mencari dukungan dari Amerika Serikat (AS) untuk menjadi produsen semikonduktor canggih.

Menteri Negara untuk Kecerdasan Buatan, Omar Al Olama, mengatakan upaya negaranya menggaet AS sebagai mitra adalah bagian dari rencana UEA untuk menjadi pusat teknologi terkemuka.

“Satu-satunya cara agar hal ini berhasil adalah jika kita dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dan berjangka panjang dengan negara-negara seperti Amerika Serikat di mana kita dapat membuat chip yang mutakhir,” katanya, memperingatkan bahwa proses ini masih dalam tahap awal, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (13/5).


UEA telah memposisikan dirinya untuk menjadi negara terkemuka di kawasan dalam bidang kecerdasan buatan, dengan berinvestasi besar-besaran di sektor ini dan beralih dari Tiongkok untuk meredakan kekhawatiran pemerintah AS.

Lonjakan AI secara global telah memicu permintaan akan semikonduktor canggih yang diperlukan untuk mendukung sejumlah besar data yang diproses oleh teknologi pintar.

Al Olama mengatakan UEA hanya tertarik untuk membuat chip generasi baru daripada bersaing dengan model yang lebih murah.

“UEA tidak dapat bersaing dengan negara yang lebih besar dengan lebih banyak tenaga kerja yang mampu menyediakan chip dengan harga yang setara atau di bawah standar dengan harga yang lebih murah,” katanya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya