Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IHSG Diprediksi Kembali Kebakaran pada Awal Pekan Ini

SENIN, 13 MEI 2024 | 09:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tertekan pada perdagangan awal pekan ini Senin (13/5), atau setelah libur panjang.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya dalam riset hariannya melihat pergerakan IHSG pada awal pekan ini masih berada dalam rentang konsolidasi dengan potensi tekanan minor yang masih terlihat hingga beberapa waktu mendatang.

Selain itu, sentimen dari pergerakan market global dan regional juga diyakini masih akan membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.


"Sehingga para investor masih dapat memanfaatkan momentum fluktuatif harga untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek hingga menengah," jelas William dalam risetnya.

Pada perdagangan hari ini, ia memprediksi pasar saham akan bergerak pada rentang support 7.002 dan resistance 7.154 hari ini.

Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, di antaranya ASII, BBRI, INDF, ITMG, BMRI, JSMR, dan AKRA.

Adapun pada perdagangan pekan lalu, atau sebelum libur panjang IHSG ditutup di level 7.088 pada Rabu (8/5) sore. Indeks saham itu tercatat melemah 0,49 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp12,75 triliun dengan 19,67 miliar saham yang diperdagangkan. Pada penutupan tersebut, 367 saham kebakaran, 194 saham menguat, dan 218 lainnya stagnan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya