Berita

Ilustrasi Foto/Net

Presisi

Manajemen Kalibata City Buka Suara Usai Penangkapan Kang Mus

SENIN, 13 MEI 2024 | 00:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penangkapan aktor Epy Kusnandar (EK) dan Yogi Gamblez (YG) oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat di sekitar Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan menambah catatan hitam dunia hiburan tanah air.

Pasalnya, kedua artis ditangkap di area Kalibata City yang kawasan ramai penduduk atau warga di apartemen. Menyikapi hal ini, Manajemen Kalibata City pun mendukung pihak kepolisian dalam memberantas peredaran Narkoba.

General Manajer Kalibata City Martiza Melati membenarkan adanya penangkapan YG oleh polisi di lingkungan apartemennya dan langsung melakukan pendampingan tim Polres Metro Jakarta Barat saat proses penggeledahan.


“Setelah menerima laporan dari kepolisian, tim keamanan kami langsung berkoordinasi untuk menuju unit milik YG dan ditemukan barang bukti. Barang terlarang dikirimkan pelaku menggunakan alamat Tower Jasmine Kios BM 08 milik EK," kata Martiza dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (12/5).

Dia mengatakan pihaknya siap dilibatkan dalam proses penyidikan bila diperlukan.

"Saat ini kami masih menunggu perkembangannya, dan kami siap jika dibutuhkan untuk membantu proses penyelidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Martiza menyampaikan sebagai pengelola pihaknya berkomitmen untuk menciptakan apartemen yang bersih (clean apartemen) dari peredaran narkoba, untuk memberikan rasa aman kepada para penghuninya.

Sejauh ini, salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan Apartemen Kalibata City yang telah bermitra dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan prekursor narkotika.

“Lewat kolaborasi ini kami telah membentuk satgas P4GN dengan melibatkan tenant safety officer dan bersinergi bersama pengurus P3SRS. Sinergi ini memudahkan kami untuk berkoordinasi dengan aparat jika ada indikasi penyalahgunaan narkoba di apartemen. Ini adalah bentuk peran aktif kami memerangi narkoba dan berkontribusi dalam pelaksanaan P4GN," pungkas Martiza.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya