Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Global

Sudarnoto: Indonesia Bisa Manfaatkan Kelemahan AS di DK PBB

MINGGU, 12 MEI 2024 | 21:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya untuk mengadili tindakan genosida Israel dan tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya terus ditempuh, meski belum memberikan hasil maksimal.

Ketua Majelis Ulama Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim menilai penting bagi Indonesia terlibat lebih jauh dalam proses tersebut.

Misalnya dengan memberikan dukungan kuat terhadap beberapa negara yang mengajukan tuntutan penangkapan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan petinggi militer Israel di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).


"Secara terbuka hemat saya penting untuk memberikan dukungan diseretnya Netanyahu ke ICC," ujar Sudarnoto dalam wawacara televisi bertemakan "Jangan Lupa Genosida Palestina" yang ditayangkan kanal Youtube tvMu Channel pada Minggu (12/5).

Lebih lanjut, Sudarnoto membahas perkembangan kasus genosida Israel yang tengah berjalan di Mahkamah Internasional (ICJ).

Dijelaskan bahwa advisory opinion yang diserahkan ICJ ke Dewan Keamanan PBB kemungkinan besar akan menghadapi hambatan berupa veto dari Amerika Serikat.

Menurut Sudarnoto, momentum aksi bela Palestina yang kini semakin masif di Amerika, perlu dimanfaatkan guna menekan keputusan Washington di DK PBB.

"Mumpung saat ini Amerika mendapat tekanan yang kuat dari masyarakat Amerika, kalau ini terus dilakukan tekanan ini lebih efektif, mungkin Amerika akan berfikir ulang untuk melakukan veto di DK PBB," jelasnya.

Menurut Sudarnoto, penting bagi Indonesia memasifkan gerakan publik seperti yang terjadi di Amerika dan negara-negara Barat.

"Memang yang perlu dilakukan itu gerakan publik. Kalau perlu Indonesia memasifkan dukungan serupa, sehingga berdampak terhadap keputusan-keputusan DK PBB," kata dia.

Sejauh ini, Israel telah membunuh sekitar 35.000 orang dan melukai lebih dari 79.000 orang, sebagian besar adalah wanita dan anak.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya