Berita

Kondisi di lokasi kecelakaan bus Trans Putra Fajar di Jalan Raya Ciater/RMOLJabar

Presisi

Bukan Cuma Rem Blong, Kecelakaan Bus di Subang Diduga Sopir Panik

MINGGU, 12 MEI 2024 | 17:54 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Hasil olah tempat kejadian perkara kecelakaan Bus Trans Putra Fajar, di Lembah Sari Mas, Jalan Raya Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (11/5) malam, selain karena rem blong, sopir diduga juga panik.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Aan Suhanan, mengatakan, kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata Trans Putra Fajar mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, puluhan lain luka-luka.

"Selain penumpang bus yang merupakan siswa dan guru SMK Lingga Kencana Depok, korban juga berasal dari pengguna kendaraan lain yang terdampak," ungkap Aan, di lokasi kejadian, Minggu (12/5).


"Ini perlu kami selidiki lebih lanjut, kenapa tidak ada jejak rem, apakah remnya tidak berfungsi, atau pengemudi panik dan sebagainya," jelasnya.

Mengingat melibatkan kendaraan lain, dia juga harus memeriksa kendaraan lain yang ditabrak bus sebelum terguling.

Ditegaskan Aan, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, pihaknya akan menerjunkan tim ahli untuk mengecek kondisi teknis Bus Trans Putra Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya