Berita

Seorang pria membawa barang-barangnya saat dia berjalan melalui jalan berlumpur menyusul banjir bandang di provinsi Baghlan, Afghanistan/Net

Dunia

Korban Tewas Akibat Banjir Afghanistan Capai 153 Orang

MINGGU, 12 MEI 2024 | 10:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah korban tewas resmi akibat banjir bandang dahsyat di Afghanistan utara telah meningkat menjadi 153 orang.

Informasi itu diungkap secara resmi oleh Kementerian Dalam Negeri Taliban dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (11/5).

Kendati demikian angka itu dipertanyakan karena Program Pangan Dunia (WFP) memperkirakan jumlahnya mencapai 300 orang, tetapi tidak memberikan sumber mengenai angka tersebut.


Ketika ditanya tentang jumlah korban yang dirillis WFP, juru bicara kementerian Abdul Mateen Qaniee mengatakan angkanya masih 153 orang.

"Taliban tidak memungkiri bahwa jumlahnya kemungkinan bertambah akibat kondisi banjir yang memburuk," ujar Qaniee, seperti dimuat Reuters.

Selain korban tewas, hujan lebat dan banjir yang melanda  Baghlan utara, Takhar dan Badakhshan sejak Jumat (10/5) juga mengakibatkan sedikitnya 138 orang terluka.

Di desa Karkar di provinsi Baghlan, warga mengadakan pemakaman bagi orang-orang yang tewas akibat banjir.

Taliban mengirim helikopter untuk membantu warga sipil semalaman setelah menerima laporan bahwa lebih dari 100 orang terdampar.

Banyak orang kehilangan tempat tinggal dan sistem transportasi, air dan limbah sangat terganggu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap empat pusat kesehatan telah rusak dan satu hancur akibat banjir. Badan tersebut mengirimkan tim kesehatan untuk memberikan perawatan di daerah yang terendam banjir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya