Berita

Ilustrasi Pemilu 2024/RMOL

Politik

PILKADA 2024

Stok Cakada Melimpah Bisa Bikin Koalisi Prabowo-Gibran "Panen Raya"

SABTU, 11 MEI 2024 | 09:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran diyakini akan "panen raya" jika tetap mempertahankan kerja sama politik di Pilkada Serentak 2024.

Direktur Eksekutif Sentral Politika Subiran Paridamos menuturkan, parpol-parpol pendukung Prabowo-Gibran punya modal elektoral yang cukup untuk tetap berkoalisi di Pilkada 2024.

Baik Gerindra, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), hingga Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dapat memenuhi ambang batas pencalonan kepala daerah.


Ambang batas pencalonan kepala daerah yang diatur UU 10/2016 tentang Pilkada adalah 20 persen kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum anggota DPRD di daerah yang bersangkutan.

"Di provinsi maupun di kabupaten/kota seluruh Indonesia, sebenarnya banyak kader potensial siap maju tetapi terkendala rekomendasi partai dan finansial. Ada dari kader partai, ada juga dari non partai seperti aktivis atau relawan di pilpres kemarin," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/5).

Subiran mencermati, 5 provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Banten masing-masing telah punya  nama cakada potensial.

"Misalnya di Jawa Barat ada Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi, dan Bima Arya Sugiarto. Di Jawa Timur ada Khofifah dan Emil Dardak. Di Jawa Tengah ada sosok seperti Dico Ganinduto Bupati Kendal kader muda Golkar, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, dan Mantan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen," urai sosok yang kerap disapa Biran itu.

Belum lagi di Sumatera Utara yang memiliki menantu Presiden Joko Widodo, yakni Bobby Nasution ditambah Musa Rajekshah. Di Banten ada Airin Rachmi Diany. Belum lagi Reza Patria dan Eko Patrio untuk DKI Jakarta. Bahkan nama Ridwan Kamil juga digadang-gadang ikut di Pilkada Jakarta.

"Tokoh-tokoh tersebut punya peluang memenangkan Pilkada jika diberi rekomendasi partai untuk maju di Pilgub masing-masing," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya