Berita

Dok Foto/RMOL Papua

Nusantara

Anggota OPM Aniaya Kepala Kampung yang Dituduh Informan TNI-Polri

SABTU, 11 MEI 2024 | 04:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aksi penganiayaan dilakukan oleh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap seorang kepala kampung yang dituduh sebagai mata-mata TNI-Polri di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLPapua, Jumat malam (10/5), Efrahim Gobai alias Elgo Gobai ditangkap gerombolan OPM yang diduga merupakan kelompok Kodap Intan Jaya di bawah pimpinan Undius Kogoya.

Elgo ditangkap lantaran memiliki barang elektronik berupa laptop dan dua buah HT. Dia dituduh menjadi informan TNI-Polri dan langsung dianiaya di jalanan depan rumahnya yang sempat ditonton banyak warga.


Padahal, Elgo mengaku barang tersebut diperolehnya dari penjualan online di Facebook untuk kebutuhan pekerjaannya sebagai kepala kampung.

Kekerasan terus terjadi yang dilakukan oleh kelompok OPM sehingga menuntut TNI-Polri untuk bertindak ekstra terhadap keselamatan warga.

Mereka tidak segan-segan menganiaya bahkan membunuh sesama saudaranya sendiri yang dianggap mata-mata TNI-Polri. Hingga kini, RMOLPapua masih meminta informasi lebih lanjut dari aparat setempat mengenai kondisi terkini di Distrik Paniai Timur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya