Berita

Dalam foto yang diambil dari video ini, memperlihatkan kebakaran di pagar halaman markas UNRWA di Yerusalem Timur, pada Kamis, 9 Mei 2024/Net

Dunia

Israel Dua Kali Bakar Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur

JUMAT, 10 MEI 2024 | 17:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Markas besar Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur sudah dua kali menjadi sasaran pembakaran warga Israel.

Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini di akun X pribadinya mengatakan bahwa warga Israel sudah dua kali mencoba membakar pagar pembatas markas.

Diungkapkan, serangan itu terjadi saat petinggi UNRWA dan staf Badan-badan PBB lainnya berada di dalam markas.


"Malam ini, warga Israel dua kali membakar perimeter Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur yang diduduki," cuit Lazzarini, seperti dimuat AFP pada Jumat (10/5).

Meski tidak ada korban jiwa, kata Lazzarini, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan parah di area luar ruangan.

“Direktur kami dengan bantuan staf lain harus memadamkan api sendiri karena petugas pemadam kebakaran dan polisi Israel memerlukan waktu beberapa saat sebelum mereka muncul,” ungkapnya.

Dikatakan Lazzarini, saat berusaha memadamkan api, diluar pagar terlihat kerumunan warga yang berteriak: "Bakar PBB".

“Ini adalah perkembangan yang keterlaluan. Sekali lagi, nyawa staf PBB berada dalam risiko serius,” tambahnya.

Karena serangan tersebut, Lazzarini akhirnya memutuskan untuk menutup markas besar mereka di Yerusalem Timur.

"Saya telah mengambil keputusan untuk menutup kompleks kami sampai keamanan pulih kembali," tegas Lazzarini.

Insiden terbaru ini menandai serangan kedua terhadap markas UNRWA di Yerusalem Timur dalam waktu kurang dari dua hari.

Kelompok sayap kanan melancarkan aksi protes di luar kantor UNRWA di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur sejak Selasa malam (7/5). Mereka menuntut agar UNRWA ditutup.

UNRWA menghadapi tekanan Israel atas tuduhan yang tidak terbukti bahwa beberapa staf badan mereka terlibat serangan Hamas 7 Oktober tahun lalu.

AS dan beberapa negara sekutu Barat awalnya menangguhkan pendanaan untuk UNRWA pada bulan Januari, namun negara-negara lain seperti Uni Eropa, Kanada, dan Swedia kemudian menarik kembali dana tersebut dan berencana melanjutkan pendanaan.

UNRWA dibentuk oleh Majelis Umum PBB lebih dari 70 tahun yang lalu untuk membantu warga Palestina.

Badan ini memberikan dukungan penting kepada jutaan pengungsi Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, Yordania, Lebanon, Suriah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya